JKN Hadirkan Kepastian Berobat bagi Pasien Cuci Darah

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis, terapi cuci darah sudah menjadi prosedur medis dan merupakan bagian dari perjuangan hidup yang harus dijalani secara rutin serta berkelanjutan.

Di tengah kebutuhan pengobatan jangka panjang dengan biaya yang tidak sedikit, kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir sebagai penopang penting bagi banyak masyarakat.

Hal itu dirasakan langsung oleh Sinta, warga Jelutong, yang kini dapat menjalani terapi hemodialisis (HD) dengan lebih tenang berkat jaminan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

Di tengah rutinitas terapi cuci darah yang harus dijalani setiap pekan, Sinta merasakan manfaat Program JKN dalam pengobatannya. Program yang dikelola BPJS Kesehatan itu menjadi sandaran utama bagi Sinta untuk terus menjalani terapi tanpa terbebani biaya layanan kesehatan.

Sejak awal 2025, Sinta rutin menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Baiturrahim. Seluruh proses pengobatan berjalan dengan dukungan penuh Program JKN, mulai dari layanan medis hingga administrasi.

Sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), Sinta mengaku kehadiran Program JKN memberinya rasa aman dalam menjalani pengobatan jangka panjang. Ia tak lagi dibayangi kekhawatiran soal biaya sehingga dapat lebih fokus menjaga kondisi kesehatan.

“Sampai sekarang saya bergantung kepada program ini (Program JKN), sebagai seorang peserta PBI bagi saya ini sangat membantu sekali. Jujur, jadi lebih tenang karena saya tidak khawatir soal biaya, jadi bisa fokus dengan perawatan saja, pun menjaga kondisi kesehatan,” ujarnya.

Menurut Sinta, selama menjalani pengobatan ia hampir tidak pernah mengalami kendala, baik dalam pelayanan maupun proses administrasi. Adaptasi penggunaan Aplikasi Mobile JKN pun dinilainya mempermudah akses layanan kesehatan.

“Kalau kendala tidak ada ya, hingga saat ini semuanya lancar. Kemarin sempat lupa password dari Aplikasi Mobile JKN, karena sekarang sudah diarahkan pakai itu kalau mau berobat, tapi sekarang sudah terselesaikan. Malah saya merasa kalau ini lebih membantu, karena dari aplikasi ini saya bisa antre dari rumah, tanpa harus menunggu lama di faskes,” ungkap Sinta.

Bagi Sinta, keberlangsungan Program JKN menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan rutin dengan biaya besar. Ia berharap layanan kesehatan yang diterimanya dapat terus berjalan lancar dan kualitas kesehatannya semakin membaik.

“Harapan saya semoga perawatan yang saya jalani ini dapat terus berjalan dengan lancar dengan Program JKN dan kondisi kesehatan saya bisa semakin membaik. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan pemerintah yang telah banyak membantu saya, sehingga saya tetap dapat berobat yang berkualitas tanpa harus pusing mikirin biaya,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CCTV MRT hingga Gedung Bertingkat Jakarta Bakal Terintegrasi
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
PFI Kecam Israel Cegat Kapal Kemanusiaan Gaza, Dua Jurnalis Republika Dilaporkan Ditahan
• 14 jam laluberitajatim.com
thumb
Top 3 News: Politikus PDIP Ingatkan Bahaya Rupiah Melemah, Sebut Orang Kampung Pasti Ngerti
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Disdukcapil Batam Jemput Bola Perekaman KTP-el untuk Pelajar di Sekolah
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Trump Ungkap Perkembangan Positif soal Pembicaraan dengan Iran
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.