Jakarta: Konsep Indonesia Incorporated yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, dinilai tepat. Terutama, untuk memperkuat transformasi ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik global, dan persaingan ekonomi dunia yang kompleks.
"Indonesia membutuhkan konsolidasi kekuatan nasional melalui konsep Indonesia Incorporated,” ujar calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Nomor Urut 4, Anthony Leong, dalam keterangannya, Selasa, 19 Mei 2026.
Menurut dia, tantangan ekonomi Indonesia tidak lagi bisa diselesaikan melalui pendekatan sektoral yang berjalan sendiri-sendiri. Apalagi, ada globalisasi dan disrupsi tekonologi.
“Di era globalisasi dan disrupsi teknologi, yang bersaing bukan hanya perusahaan, tetapi ekosistem ekonomi suatu negara," kata Anthony.
Baca Juga :
Reynaldo Bryan Dinilai Bawa Semangat Kolaborasi Pengusaha Antar DaerahHal itu diungkap Anthony, dalam kuliah umum di Universitas Udayana Bali pada 12 Mei 2026. Anthony mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, bonus demografi, dan pasar domestik. Namun ia menilai potensi tersebut belum sepenuhnya terkonsolidasi menjadi kekuatan ekonomi nasional yang solid.
“Kita punya sumber daya besar, pasar besar, dan populasi besar. Tetapi kalau kebijakan, industri, pembiayaan, riset, dan rantai pasok berjalan sendiri-sendiri, maka kita sulit naik kelas,” katanya.
Sehingga, konsep Indonesia Incorporated sangat relevan. Anthony pun mendorong pengusaha muda Indonesia untuk mulai masuk ke sektor-sektor strategis bernilai tambah tinggi seperti hilirisasi mineral, industri pangan, manufaktur berbasis teknologi, energi terbarukan, ekonomi digital, logistik, dan artificial intelligence.
“Kita harus mulai membangun lebih banyak pengusaha produktif di sektor strategis. Karena negara maju dibangun oleh industri dan pengusaha yang kuat,” ujarnya.
Calon Ketua Umum HIPMI Anthony Leong. Foto: Istimewa
Sebagai calon Ketua Umum HIPMI, Anthony menilai organisasi pengusaha muda harus mengambil peran lebih besar. Terutama, dalam agenda transformasi ekonomi nasional.
Ia menegaskan HIPMI memiliki posisi penting dalam menciptakan pengusaha muda yang adaptif. Khususnya, terhadap perubahan global sekaligus mampu membangun industri nasional dan memperkuat ekonomi daerah.
“Karena itu pengusaha nasional harus ikut mendukung semangat Indonesia Incorporated agar pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi lebih kuat, berkualitas, dan berkelanjutan,” tutup Anthony.




