JAKARTA, KOMPAS.TV - Ibu Andi Angga Prasadewa, Sutrawati Kharuddin menyampaikan komunikasi terakhir dengan anaknya.
Andi Angga merupakan relawan Rumah Zakat yang menjadi salah satu warga negara Indonesia (WNI) yang mengikuti Global Sumud Flotilla dan dikabarkan diintersep pasukan Israel dalam perjalanan misi kemanusiaan ke Gaza.
Sutrawati mengatakan ia berkomunikasi terakhir dengan anaknya pada Senin (18/5/2026) kemarin.
"Saya terakhir komunikasi dengan anak saya itu, Andi Angga, itu kemarin di jam 3 sore," ungkapnya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipantau dari program Sapa Indonesia Siang KompasTV, Selasa (19/5/2026).
Ia mengatakan sudah tidak ada komunikasi lagi setelah itu. Sutrawati mengaku mengirim pesan pada anaknya agar berhati-hati, tetapi pesan tersebut sudah tidak dibalas oleh anaknya atau hanya centang satu (pesan berhasil dikirim ke server, tetapi belum diterima di ponsel penerima).
Baca Juga: Dewan Pers Minta Indonesia Tempuh Jalur Diplomatik Luar Biasa Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel
Namun, Sutrawati mengungkap anaknya sempat berpesan terhadap kemungkinan diintersep tentara Israel.
"Sebelumnya kan memang ada pesannya bahwa, 'bunda, kalau handphone saya sudah tidak aktif, berarti saya mungkin sudah diintersep sama orang Israel," ucapnya.
Sebelum keberangkatan Andi Angga, Sutrawati mengaku awalnya tidak mengizinkan anaknya berangkat ke Gaza.
Ia mengatakan saat Andi Angga meminta izin padanya, tetapi ia tidak mengizinkan karena memikirkan risiko yang mungkin terjadi.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- andi angga prasadewa
- keluarga andi angga prasadewa
- global sumud flotilla
- misi kemanusiaan gaza
- gaza
- israel





