WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Indonesia dalam Posisi Siaga

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Perwakilan Indonesia di luar negeri telah melakukan koordinasi awal dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul.

WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Indonesia dalam Posisi Siaga

IDXChannel - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah Indonesia dalam posisi siaga setelah lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap militer Israel.

Kelimanya merupakan bagian dari sembilan WNI yang tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. 

Baca Juga:
Tambah Dua, WNI yang Diculik Militer Israel Kini Jadi Tujuh Orang

Dudung mengatakan, perwakilan Indonesia di luar negeri telah melakukan koordinasi awal dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul, termasuk menyiapkan langkah antisipatif seperti penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila paspor WNI disita serta dukungan medis apabila diperlukan.

“Perwakilan RI juga melakukan pendekatan kepada otoritas setempat guna memastikan akses transit dan proses kepulangan warga negara Indonesia dapat berjalan tanpa hambatan keimigrasian,” kata Dudung di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:
KSP Beberkan Kondisi Lima WNI yang Ditangkap Militer Israel 

Bahkan, kata Dudung, Indonesia bersama sembilan negara lainnya yaitu Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan mengutuk keras serangan Israel ke GSF.

Baca Juga:
Kedubes Palestina Kecam Penangkapan Lima WNI oleh Militer Israel

"Perwakilan Republik Indonesia terkait, senantiasa dalam posisi siaga untuk segera menindaklanjuti notifikasi dari otoritas setempat," katanya.

Dudung memastikan bahwa pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan Indonesia di luar negeri akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan verifikasi posisi dan kondisi para warga negara Indonesia serta menyiapkan langkah perlindungan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pemerintah Indonesia mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina secara hukum humaniter internasional,” kata dia.

Sementara itu, empat WNI lainnya yang berada di dua kapal berbeda masih melanjutkan pelayaran di sekitar perairan Siprus. 

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Urban Farming Jadi Gerakan Massal, Wali Kota Ajak Warga Makassar Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan dan Pasok MBG
• 15 jam laluharianfajar
thumb
BNN Bongkar Jaringan Sabu Aceh-Bogor, Oknum TNI dan 29 Kg Sabu Diamankan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Menkeu Purbaya Yakin Penguatan Dolar Tidak Akan Berlangsung Lama
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Sambut Iduladha, RPH Modern Siapkan Juleha Bersertifikat
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pakar ternak UGM: Gunakan alat perebah agar daging kurban tidak memar
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.