Apriyani/Lanny Susah Payah Kalahkan Rekan Senegara untuk Lolos ke 16 Besar Malaysia Masters 2026

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari harus bekerja keras untuk memastikan tiket babak 16 besar BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 usai mengalahkan sesama wakil Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 19 Mei 2026.

Apriyani/Lanny menang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 22-20, 19-21, dan 21-17 setelah sempat kehilangan kontrol permainan meski beberapa kali unggul jauh.

Apriyani/Lanny Akui Sempat Kehilangan Ritme

Lanny mengungkapkan pasangan mereka sempat lengah ketika sudah berada dalam posisi unggul sehingga lawan mampu bangkit dan mengambil alih ritme pertandingan.

“Kami sempat lengah setelah unggul dan terlalu banyak bertahan sehingga lawan bisa mengembangkan permainan,” ungkap Lanny.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat mereka panik dan melakukan banyak kesalahan sendiri terutama pada gim pertama dan kedua.

“Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan ini jadi bahan evaluasi penting untuk kami,” ujar Lanny.

Menurutnya, pengalaman serupa juga terjadi pada Thailand Open pekan lalu ketika mereka gagal mempertahankan keunggulan pada gim ketiga hingga akhirnya kalah.

“Dari pengalaman itu kami belajar harus tetap tenang saat lawan mulai mengejar poin dan tetap fokus mencari poin sendiri,” katanya.

Lanny juga menyayangkan pertandingan babak awal Malaysia Masters 2026 yang mempertemukan sesama wakil Indonesia karena sektor ganda putri Indonesia hanya diwakili dua pasangan.

Apriyani Tekankan Pentingnya Bermain Agresif

Sementara itu, Apriyani menegaskan dirinya dan Lanny mencoba bermain lebih agresif pada gim ketiga demi mengamankan kemenangan.

“Kami saling mengingatkan untuk tetap konsisten menjalankan pola permainan dan lebih agresif saat menyerang,” ujar Apriyani.

Ia mengatakan kondisi lapangan di Axiata Arena cukup menantang karena arah angin yang berubah-ubah sehingga pemain harus cermat membaca situasi saat membangun serangan.

“Faktor angin cukup terasa sehingga kami harus pintar mencari celah untuk mendapatkan poin,” katanya.

Apriyani juga menilai performa Isyana/Rinjani mengalami peningkatan setelah sebelumnya mampu menembus perempat final Thailand Open.

“Pola permainan mereka sekarang semakin terbentuk dan lebih matang dibanding sebelumnya,” ungkap Apriyani.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Limpahkan 2 Berkas Perkara, Bupati Sudewo Bakal Segera Diadili
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Fans Indonesia di Mata ONE OK ROCK: Penuh dengan Cinta
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kementerian PKP Rumuskan Skema Cicilan KPR Subsidi 40 Tahun, Segini per Bulannya
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
4 Pemain Super League yang Bisa Abroad Musim Depan, Rizky Ridho dan Beckham Putra Berpotensi ke Eropa
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Konflik AS-Iran Rugikan Dunia Usaha Global Rp 400 Triliun
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.