Deputi KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro soal Dugaan Pemalsuan Dokumen

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur, melaporkan saksi kasus suap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan, Linda Susanti, ke Polda Metro Jaya.

Laporan yang masuk sekitar Februari 2026 lalu itu berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen yang disita penyidik KPK dari rumah Linda.

“Betul, laporan pemalsuan dokumen dari Pak AG terhadap LS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Polisi Duga Teror Pocong di Tangerang Modus Pencurian untuk Picu Kepanikan Warga

Namun, Budi belum memberikan nomor laporan polisi terkait kasus tersebut.

Sementara itu, Linda menyebut laporan terhadap dirinya muncul beberapa bulan setelah ia lebih dulu melaporkan seorang penyidik KPK ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

“Nah, saya melaporkan pihak KPK ke Dewas karena kan ada aset saya yang diambil. Ternyata surat-surat itu palsu,” kata Linda ditemui terpisah, Selasa.

Menurut Linda, dokumen yang diduga palsu itu ia terima dari seorang penyidik bernama Arif yang ditemuinya beberapa bulan lalu di KPK.

Namun, dalam gelar perkara khusus yang digelar hari ini, Linda menyebut penyidik bernama Arif yang hadir tidak mirip dengan sosok yang ia temui sebelumnya.

Ia bahkan sempat menduga orang tersebut merupakan “oknum KPK gadungan” yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh KPK.

“Tapi mustahil kalau itu KPK gadungan. Kenapa kok bisa tahu tentang pemeriksaan yang dijalani. Jadi hal-hal seperti itulah pengin ya terang benderang. Jangan, jangan mengutamakan mau memenjarakan saya,” tutur dia.

Baca juga: 2 Maling Motor di Cikarang Ditangkap Polisi, Pelaku Ditembak karena Bawa Senjata Api

Linda menegaskan dirinya adalah korban dalam kasus ini. Ia juga mengaku bingung karena tiba-tiba dilaporkan oleh Asep Guntur, sementara laporan pengaduan masyarakat (dumas) yang ia ajukan di Bareskrim Polri belum ditindaklanjuti.

“Karena dalam hal ini yang korban itu saya, bukan pihak Pak Asep Guntur, bukan siapa-siapa, gitu. Tapi dalam hal ini ya, kalaupun ini naik sidik, harapan saya adalah mencari Arifnya yang orang KPK,” kata dia.

Untuk diketahui, KPK menetapkan Hasbi Hasan sebagai tersangka kasus TPPU pada Maret 2024.

Hasbi saat itu sedang menjadi terdakwa dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung menyangkut perkara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Selain Hasbi, penyanyi Windy Yunita Ghemary atau Windy Idol, dan kakaknya, Rinaldo Septariando B, juga ditetapkan sebagai tersangka TPPU.

Dalam perkara pokoknya, KPK menduga Hasbi Hasan menerima jatah Rp 3 miliar untuk mengkondisikan perkara kasasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Baca juga: Pramono Rapat dengan Pimpinan DPRD DKI, Bahas Kondisi Keuangan dan Anggaran Pembangunan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Suap diberikan oleh pengusaha sekaligus debitur KSP Intidana yang sedang berperkara di MA, Heryanto Tanaka, melalui perantara mantan Komisaris Independen Dadan Tri Yudianto.

Dari Tanaka, Dadan menerima uang Rp 11,2 miliar dalam tujuh kali transfer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen, ini Produk Penopangnya
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Rentetan Polemik LCC 4 Pilar MPR di Kalbar Berujung Penolakan Pengulangan Final
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Gubernur Pramono Setujui Pembangunan Taman Disabiltas di Taman Puring
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Pekerja Kita Siap Untuk AI, Apakah Tempat Kerja Kita Siap?
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Diproyeksi Bergerak Variatif di Tengah Tekanan Rupiah dan Outflow Asing
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.