Di Gedung Putih, Ini Janji Trump Soal Penembakan di Masjid San Diego

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan menyelidiki secara serius kasus penembakan di kompleks Islamic Center of San Diego yang menewaskan lima orang.

Trump mengatakan dirinya telah menerima laporan awal terkait insiden tersebut dan memastikan pemerintah federal akan memberikan perhatian penuh terhadap penyelidikan kasus itu.

Baca Juga: Trump Ogah Datang, Amerika Malah Serahkan Negosiasi Iran ke Timur Tengah

“Mereka sedang memberikan pengarahan soal itu, dan itu situasi yang mengerikan. Saya sudah menerima beberapa laporan awal, tetapi kami akan menyelidikinya dengan sangat serius,” ujar Trump di Gedung Putih, dikutip Anadolu, Selasa (19/5/2026).

Kasus penembakan tersebut kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian San Diego bersama Federal Bureau of Investigation (FBI) sebagai dugaan kejahatan kebencian terhadap komunitas Muslim.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Clairemont, San Diego, California. Polisi menduga dua remaja laki-laki berusia 17 dan 19 tahun menjadi pelaku penembakan sebelum ditemukan tewas di dalam kendaraan akibat dugaan bunuh diri.

Selain kedua terduga pelaku, tiga korban lain juga meninggal dunia, termasuk seorang penjaga keamanan kompleks masjid.

Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl memastikan seluruh anak-anak di sekolah dalam area masjid berhasil dievakuasi tanpa mengalami cedera.

Kasus ini memicu perhatian luas di AS karena terjadi di kompleks pusat kegiatan umat Muslim dan diduga memiliki motif kebencian berbasis agama.

Adapun Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat. Peristiwa mencekam tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 18 Mei 2026.

Pihak kementerian terus melakukan koordinasi dengan perwakilan Indonesia di wilayah tersebut untuk memantau situasi.

Baca Juga: Kepala Trump dan Netanyahu Dihargai Lebih dari Rp1 Triliun oleh Iran

"Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Los Angeles telah menerima informasi terkait insiden penembakan yang terjadi di Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California," kata Heni.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Produksi Listrik Surya Global Susut 5,8% Akibat Polusi, PLTU Jadi Biang Keladi
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Enzo Maresca Dikabarkan Sepakat Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Studi Korea Selatan: Kimchi Dapat Membantu Mengeluarkan Mikroplastik dari Tubuh
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Buku Diary Jadi Saksi Pencabulan Anak oleh Ayah Kandung di Klaten, Dilakukan Sejak 2020
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Skotlandia umumkan skuad final Piala Dunia 2026
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.