Kasus Suap Jalur Kereta, KPK Sita Ratusan Juta dari Staf Ahli Menhub

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah dari Staf Ahli Menteri Perhubungan, Robby Kurniawan. Penyitaan ini dilakukan setelah penyidik memeriksa Robby sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub).

Pemeriksaan terhadap staf ahli di era Menhub Budi Karya Sumadi dan Dudy Purwagandhi tersebut berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026.

Advertisement

BACA JUGA: Babak Baru Kasus Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo

“Dalam lanjutan penyidikan perkara terkait dengan DJKA, kemarin (Senin, 18/5) penyidik melakukan pemeriksaan, di antaranya untuk penyitaan atas pengembalian sejumlah uang,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Budi menjelaskan, uang ratusan juta tersebut diduga kuat berasal dari pihak swasta. Uang panas itu kemudian diserahkan kepada Robby Kurniawan melalui stafnya yang bernama Bambang Irawan Daeng Irate Djamal.

Selain Robby, pada hari yang sama KPK juga memeriksa Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub periode 2019–2021, Danto Restyawan. Danto dimintai keterangan untuk mendalami indikasi pengaturan proyek di internal DJKA.

“Pemeriksaan terhadap saudara DT (Danto Restyawan) kemarin juga dilakukan terkait bagaimana pengetahuan DT sebagai saksi ini untuk menerangkan dugaan pengondisian proyek-proyek yang ada di lingkup DJKA,” kata Budi. Meski demikian, tidak ada penyitaan uang dari tangan Danto.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
bank bjb Tawarkan ST016, Investasi Syariah dengan Imbal Hasil Kompetitif
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
BYD Ungkap Alasan Masuk Segmen PHEV lewat M6 DM
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Pertamina dan ASRI Energi Bangun Kesadaran Transisi Energi Bagi Pelajar
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cadangan Emas China Naik 18 Bulan Beruntun, Nilainya Rp5.900 Triliun
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Dedi Mulyadi Ajak ‘Sebat’ Pedagang yang Kiosnya Mau Dibongkar, Langsung Disiapkan Kerjaan Bergaji UMK
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.