Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

rctiplus.com
9 jam lalu
Cover Berita
Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak KorbanNasional | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 01:32Dengarkan Berita

BANGKALAN, iNews.id - Seorang perempuan penjaga loket karcis di Terminal Bangkalan, Jawa Timur menjadi korban kekerasan. Korban diduga dipukul oleh seorang pria yang dikenal sebagai preman terminal. 

Korban bernama Diana Novita menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari cekcok antara anaknya dengan penjaga loket lain terkait penumpang. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi adu mulut dan saling tantang.

Melihat kondisi tersebut, dia berusaha melerai dengan menahan anaknya agar keributan tidak semakin meluas. Saat melerai, korban justru dipukul di bagian belakang kepala oleh seorang pria berinisial HS.

Akibat kejadian itu, suasana di terminal sempat kembali ricuh sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas terminal yang berada di lokasi.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat keributan terjadi di area terminal yang melibatkan sejumlah orang.  Usai kejadian, korban melapor ke Polres Bangkalan dengan menyertakan hasil visum dari rumah sakit sebagai bukti laporan. 

Baca Juga:JK Ungkit Peran dalam Karier Politik Jokowi, Begini Komentar Sekjen Golkar

Korban juga menyebut pelaku diduga sudah lama meminta uang keamanan kepada para pedagang atau pengelola loket di terminal.

"Saya takut terjadi perkelahian, saya pegang anak saya, saya lerai takut terjadi perkelahian. Waktu saya megang anak saya dari belakang, langsung saya dipukul sama preman yang namanya Hamsi gitu. Karena agen yang enggak mau bayar preman itu makanya saya itu dimusuhi sama Hamsi itu," kata Diana.

Dia menuturkan, menolak memberikan uang yang diminta secara paksa, sehingga diduga menimbulkan dendam dari pelaku hingga berujung pada aksi kekerasan.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Unhas di Area Parkir Kampus
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Amran Ancam Cabut Izin Importir Kedelai Jika Naikkan Harga Seenaknya
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Santri Ponpes Modern Al-Istiqamah Ngatabaru Kunjungi Harian Fajar, Perdalam Wawasan Dunia Media
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Manjakan Lidah, The Pool Café & Bar Padma Resort Ubud Hadirkan Menu Mediterania
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua DPRD Kota Kediri Sebut Rencana Pembangunan Kantor Baru Tinggal Tahap Pelaksanaan
• 13 menit lalurealita.co
Berhasil disimpan.