FAJAR, MAKASSAR — Puluhan santri dari Pondok Pesantren Modern Al-Istiqamah Ngatabaru melakukan kunjungan edukatif ke kantor Harian Fajar Makassar, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program study tour bagi santri tingkat akhir sebelum menyelesaikan pendidikan di pesantren.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh dewan guru Ponpes Modern Al-Istiqamah Ngatabaru, Syarif Hidayat, Ia menjelaskan, kegiatan study tour menjadi agenda rutin pesantren untuk memperluas wawasan para santri, khususnya menjelang kelulusan.
“Program ini merupakan bagian dari pembekalan bagi santri akhir sebelum tamat. Ada dua hal yang kami siapkan, yakni pembekalan intensif dari sisi teori dan kegiatan study tour untuk menambah pengalaman lapangan mereka,” ujar Syarif Hidayat.
Pondok Pesantren Modern Al-Istiqamah Ngatabaru sendiri berada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tepatnya di Kecamatan Sigi Biromaru. Pesantren tersebut telah berdiri sejak tahun 1993 dan terus berkembang sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam modern di wilayah tersebut.
Menurut Syarif, kunjungan ke media dipilih agar para santri memahami proses kerja jurnalistik dan pentingnya informasi di era modern.
“Kenapa memilih media? Karena kami ingin anak-anak mendapatkan wawasan baru dari dunia media. Mereka bisa melihat langsung bagaimana proses pemberitaan dan kerja jurnalistik berlangsung,” jelasnya.
Tak hanya media, para santri juga mengunjungi sejumlah lokasi lain selama berada di Makassar. Mulai dari sektor UMKM hingga perusahaan dan industri makanan.
“Bukan hanya media yang kami kunjungi. Ada juga UMKM, industri makanan, dan beberapa perusahaan lainnya agar santri mendapat pengalaman yang lebih luas,” tambahnya.
Sebanyak 102 santri tingkat akhir atau setara kelas XII SMA mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dibagi ke dalam empat kelompok untuk menjalani kunjungan di berbagai lokasi berbeda.
“Salah satu kelompok berkunjung ke Harian Fajar. Secara keseluruhan ada sekitar 24 lokasi kunjungan selama sepekan di Makassar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap para santri memiliki pengalaman baru dan wawasan yang lebih luas sebelum melanjutkan pendidikan maupun terjun ke masyarakat.





