Keluarga Ungkap Kontak Terakhir Jurnalis Thoudy Badai Sebelum Dilaporkan Ditawan Tentara Israel di Gaza

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ibu jurnalis Thoudy Badai, Hani Hanifa Humanisa (56), mengungkapkan komunikasi terakhir dengan anaknya sebelum dilaporkan ditawan tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 02.19 WIB.

Hani mengatakan komunikasi terakhir itu terjadi ketika Thoudy berada di perairan internasional dalam perjalanan dari Marmaris menuju Gaza.

"Dia mengabarkan sudah sampai di perairan internasional dan seharusnya sudah dalam kondisi aman," ungkap Hani.

Hani menjelaskan komunikasi selama perjalanan berlangsung sangat terbatas dan hanya dilakukan pada momen tertentu.

Menurutnya, komunikasi biasanya terjadi saat pergantian shift atau ketika keluarga menanyakan kondisi Thoudy selama perjalanan.

Ia mengungkapkan isi komunikasi umumnya berkaitan dengan kondisi teknis seperti lokasi keberadaan dan tempat makan selama misi berlangsung.

Keluarga Sempat Khawatir dengan Risiko Misi Gaza

Hani mengatakan keluarga sudah melakukan pembicaraan panjang dengan Thoudy sebelum keberangkatan menuju Gaza.

Dalam pembicaraan tersebut, keluarga membahas kondisi umum di Gaza hingga kemungkinan risiko terburuk yang dapat terjadi selama misi kemanusiaan berlangsung.

"Kami sudah memahami situasi dan risiko yang ada di wilayah tersebut sejak awal," ujarnya.

Hani mengaku pada awalnya tidak memberikan izin kepada Thoudy untuk mengikuti pelatihan di Tunisia sebagai persiapan menuju Gaza.

Penolakan itu, kata dia, dilatarbelakangi kekhawatiran mendalam terhadap keselamatan anaknya di tengah konflik yang masih berlangsung.

Namun, keluarga akhirnya memberikan izin setelah melihat keyakinan dan semangat Thoudy untuk menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

"Keputusan itu diambil setelah Thoudy menyampaikan tingkat keyakinannya untuk mengikuti misi ini," kata Hani.

Keluarga Serahkan Upaya Pemulangan kepada Pemerintah

Keluarga menyatakan memahami kompleksitas situasi di lapangan terkait konflik dan misi kemanusiaan di Gaza.

Mereka menyerahkan penanganan proses kepulangan Thoudy kepada Pemerintah Indonesia dan pihak terkait.

"Kami menaruh kepercayaan penuh kepada Kementerian Luar Negeri dan pihak terkait untuk melakukan upaya diplomasi demi keselamatan dan pemulangan relawan," ungkap Hani.

Hingga saat ini, keluarga terus memantau perkembangan informasi mengenai kondisi Thoudy Badai.

Keluarga juga masih menunggu kabar resmi dari pihak terkait mengenai keberadaan dan kondisi Thoudy setelah dilaporkan ditawan tentara Israel.

Mereka berharap proses komunikasi dan upaya diplomatik dapat berjalan lancar sehingga para relawan segera mendapatkan kejelasan informasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Segini Biaya Ganti Baterai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Gempa M 5,2 Guncang Tiongkok: 2 Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Temuan HIV & AIDS di DIY Capai 9.540 Kasus, Didominasi Usia Produktif
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
PM Jepang kunjungi Korsel bahas penguatan pasokan energi
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Rayakan HUT Ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.