BEKASI, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Bekasi bersama pengelola proyek Wisata Air Kalimalang mengklaim telah melakukan sejumlah kajian sebelum pembangunan kawasan wisata tersebut dimulai.
Kajian itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar Jalan KH Noer Ali.
“Sebelum ini tentu sudah ada kajian bersama Dishub dan Satpol PP. Kami pastikan nanti tidak ada kendaraan yang parkir di pinggir Jalan Kalimalang,” ujar Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, saat ditemui Kompas.com, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Pembangunan Wisata Air Kalimalang Bekasi Disebut Andalkan Dana Investor dan Sponsorship
Menurut David, seluruh pengunjung nantinya akan diarahkan menggunakan area parkir yang telah disiapkan di dua pusat perbelanjaan sekitar lokasi wisata, yakni Grand Metropolitan dan Metropolitan Mall Bekasi.
Dari area parkir tersebut, pengunjung dapat langsung menuju kawasan Wisata Air Kalimalang melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
“Jadi nanti pengunjung bisa langsung lewat JPO menuju lokasi wisata,” kata David.
Baca juga: Perang Global dan Cuaca Ekstrem Hambat Pembangunan Wisata Air Kalimalang Bekasi
Ia menjelaskan, konsep itu diterapkan agar badan jalan di kawasan Kalimalang tetap steril dari kendaraan parkir sehingga arus lalu lintas di Jalan KH Noer Ali tetap berjalan normal.
Meski demikian, David mengakui potensi perlambatan kendaraan masih mungkin terjadi akibat rasa penasaran masyarakat terhadap kawasan wisata baru tersebut.
“Kalau nanti ada kemacetan kemungkinan lebih karena masyarakat memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi di lokasi wisata,” ujar David.
Baca juga: Grand Opening Wisata Air Kalimalang Mundur hingga Agustus 2026, Ini Alasannya
Untuk mengantisipasi hal itu, pengelola akan menempatkan petugas di sekitar lokasi guna mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan lalu lintas.
Proyek Terus Berjalan, Grand Opening MundurDi sisi lain, pembangunan sejumlah fasilitas utama Wisata Air Kalimalang terus berjalan meski sempat mengalami keterlambatan akibat cuaca ekstrem dan dampak perang global.
Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan deretan kontainer warna-warni telah terpasang di bawah Tol Becakayu.
Kontainer tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tenant kuliner dan UMKM.
Baca juga: Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Aspal Jembatan Wisata Air Kalimalang Mengelupas
Selain itu, jembatan hias berdesain Instagramable juga telah berdiri di area wisata. Dua jembatan melengkung yang akan menjadi akses penghubung kawasan wisata pun terlihat hampir rampung.
Ke depan, kawasan Wisata Air Kalimalang akan dilengkapi atraksi lampu, area kuliner, live music, hingga kapal wisata yang digadang-gadang menjadi ikon baru Bekasi.





