Strategi Tarik Ulur Trump soal Perang Dibalas Iran Plin-plan

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Strategi Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik ulur perang disorot oleh Iran. Donald Trump disebut plin-plan oleh Iran.

Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (20/5/2026), Donald Trump sempat berulang kali mengumumkan akan menyerang Iran setelah berkali-kali negosiasi proposal dengan Iran menghadapi kebuntuan. Niat Trump menyerang Iran habis-habisan hampir terjadi.

Namun demikian Trump berubah pikiran. Ia membatalkan niat menyerang Iran pada Selasa (19/5) kemarin.

Donald Trump mengatakan ia diminta oleh Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk menunda serangan terhadap Iran. Serangan ini mulanya direncanakan akan dilancarkan AS pada Selasa ini.

Dilansir Aljazeera, Selasa (19/5), Trump mengatakan para pemimpin Teluk telah melakukan negosiasi serius. Trump menyebut negosiasi itu akan dapat diterima oleh AS.

"Bahwa negosiasi serius sedang berlangsung, dan bahwa, menurut pendapat mereka, sebagai Pemimpin dan Sekutu yang Hebat, sebuah Kesepakatan akan dibuat, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat, serta semua Negara di Timur Tengah, dan sekitarnya," kata Trump di platform Truth Social miliknya.

"Kesepakatan ini akan mencakup, yang terpenting, TIDAK ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!" tambahnya.

Baca juga: Iran Ingin Deal dengan AS Harus Akhiri Perang di Semua Front

Trump mengatakan telah menginstruksikan kepada jajarannya itu tidak melakukan serangan ke Iran pada Selasa ini. Trump mengatakan pasukannya akan tetap mempersiapkan jika perlu dilakukan serangan.

"Berdasarkan rasa hormat saya kepada para Pemimpin yang disebutkan di atas, saya telah menginstruksikan Menteri Perang, Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Daniel Caine, dan Militer Amerika Serikat, bahwa kita TIDAK akan melakukan serangan terjadwal ke Iran besok (Selasa, red), tetapi telah menginstruksikan mereka lebih lanjut untuk bersiap melakukan serangan skala besar ke Iran, kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai," kata dia.




(maa/maa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konservasi Penyu Anambas Libatkan Masyarakat dan Mitra
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
RDG Bank Indonesia Mei 2026: Akankah BI Rate Dikerek demi Pulihkan Rupiah?
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Pidato di DPR, 2 Mantan Lawan Politik Kompak Komentari Rupiah Anjlok
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25 Persen pada Mei 2026
• 57 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.