Gemini Ada di YouTube, Namanya Ask YouTube

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: YouTube mulai menguji fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Ask YouTube, memungkinkan pengguna mencari jawaban secara langsung melalui kumpulan video relevan di platform tersebut.
 
Fitur ini diumumkan Google dalam ajang Google I/O 2026 sebagai bagian dari perluasan integrasi AI di layanan YouTube. Berbeda dari pencarian tradisional, Ask YouTube memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan dalam bentuk percakapan alami.
 
Sistem kemudian akan mengumpulkan potongan video yang dianggap paling relevan, baik dari video panjang maupun Shorts, untuk menjawab pertanyaan pengguna. Sebagai contoh, pengguna dapat mengetik pertanyaan seperti cara mengajari anak naik sepeda, tips memasak tertentu, atau rekomendasi produk.

Setelah itu, Ask YouTube akan menampilkan kumpulan hasil video lengkap dengan ringkasan teks singkat agar pengguna lebih mudah memahami isi video sebelum menontonnya. Google juga menyebut pengguna nantinya dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk mempersempit hasil pencarian.
 
Pendekatan ini membuat pengalaman pencarian terasa lebih mirip AI chatbot dibandingkan dengan mesin pencari video konvensional. Fitur tersebut menjadi bagian dari strategi Google memperluas penggunaan AI generatif di seluruh ekosistem produk mereka.
 
Dalam Google I/O 2026, perusahaan juga memperkenalkan berbagai fitur AI lain untuk Search, Gmail, Workspace, hingga Android XR. Namun, Ask YouTube saat ini baru tersedia untuk pelanggan YouTube Premium di Amerika Serikat melalui halaman YouTube Labs.
 
Google masih belum mengungkap kapan fitur tersebut akan dirilis lebih luas untuk seluruh pengguna global. Selain Ask YouTube, Google juga mulai menghadirkan integrasi Gemini Omni ke aplikasi Create dan YouTube Shorts Remix.
 
Teknologi tersebut memungkinkan sistem AI memahami dan menghasilkan konten multimedia secara lebih rumit, termasuk video berbasis input multimodal yang mengombinasikan gambar, audio dan video serta teks.
 
Pengguna akan dapat menggabungkan Shorts, menambahkan prompt dan gambar, serta mempertahankan konteks dari video orisinal, sembari menambahkan diri sendiri ke dalam video atau menerapkan filter.
 
Sementara itu, pencipta video Shorts orisinal dapat memilih untuk tidak menyertakan remix visual dalam Shorts mereka. Google mengklaim bahwa Gemini Omini akan memahami niat pengguna dengan lebih baik sehingga dapat menghadirkan hasil lebih konsisten.
 
Langkah ini memperlihatkan upaya YouTube semakin bertransformasi menjadi platform pencarian berbasis AI, bukan sekadar layanan streaming video. Selain itu, sistem pencarian lebih kontekstual ini juga menunjukan upaya Google dalam mengurangi waktu pengguna dalam menemukan jawaban tanpa harus membuka banyak video satu per satu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Pembakar Mobil Kades Hoho Banjarnegara, Ternyata Mantan Sopir
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Geledah Kantor Dinas Kesehatan Ponorogo, Dijaga Ketat Polisi
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Sampah Rumah Tangga Kini Bisa Disetor Sambil Belanja, Nestlé Indonesia dan Alfamart Spill Caranya Moms!
• 23 jam laluherstory.co.id
thumb
Prabowo Umumkan PP Baru, BUMN Jadi Eksportir Tunggal Komoditas Sumber Daya Alam
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Purbaya beberkan alasan ogah naikkan harga BBM bersubsidi
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.