Jerit Kesakitan Korban Penyiraman Air Keras di Tangerang: Lari ke Toko Baju hingga Pakaian Bolong-Bolong

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang perempuan berteriak kesakitan dan meminta pertolongan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Pasar Pagi, Parung Kored, Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu (17/5/2026) malam.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung keluar rumah untuk memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

Baca juga: Perempuan di Tangerang Disiram Air Keras saat Cari Makan, Pelaku Masih Diburu

Peristiwa itu terjadi saat korban diduga baru pulang beraktivitas dan melintas di sekitar lokasi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

Warga dengar teriakan dari dalam rumah

Salah satu warga setempat, Siska (bukan nama sebenarnya, 38), mengaku sedang berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung.

Namun, ia tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong dari arah jalan.

“Saya masih di dalam, terus dengar suara teriak kepanasan,” ujar Siska saat ditemui di lokasi, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Detik-detik Perempuan di Tangerang Disiram Air Keras, Sempat Teriak Kepanasan

Karena penasaran, ia kemudian keluar rumah dan melihat korban sudah berlari ke sebuah toko pakaian yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Siska, korban tampak panik dan langsung mencari kamar mandi untuk menyiram tubuhnya.

“Dia langsung lari ke kamar mandi. Dia kan kepanasan, teriak kepanasan sama minta tolong,” kata dia.

Pakaian korban rusak, warga beri pertolongan

Akibat siraman cairan tersebut, pakaian yang dikenakan korban dilaporkan rusak dan bolong-bolong seperti terbakar.

Warga yang melihat kondisi itu kemudian membantu korban, termasuk memberikan pakaian ganti.

Baca juga: Teror Pocong di Cipondoh Meluas ke Kabupaten Tangerang, Polisi Minta Warga Tak Mudah Percaya

“Bolong-bolong bajunya, kayak kena api. Jadi dikasih baju sama toko baju itu,” kata Siska.

Tak lama setelah kejadian, korban menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Keluarga korban kemudian datang ke lokasi untuk menjemput dan memberikan pendampingan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Hadir Langsung di Rapat Paripurna DPR
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Arsenal Kunci Gelar Liga Inggris Usai City Kehilangan Poin
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Deputi KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro soal Dugaan Pemalsuan Dokumen
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Noel Heran soal Dituntut 5 Penjara dalam Kasus Sertifikasi K3: Mending Korupsi Sebanyak-banyaknya
• 16 jam laludisway.id
thumb
Ini Daftar Skuad Resmi Portugal di Piala Dunia 2026, Ada Cristiano Ronaldo?
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.