Analis menilai pemangkasan anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi angin segar bagi pasar saham Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai mampu memberi ruang bagi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah di tengah tekanan fiskal.
Analis pasar modal Hendra Wardana mengatakan, keputusan pemerintah memangkas anggaran MBG dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun dipandang sebagai langkah efisiensi yang positif bagi pasar. Menurut dia, kebijakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah menjaga distribusi program tetap berjalan efektif tanpa membebani fiskal negara secara berlebihan.
“Efisiensi tanpa ganggu efektivitas. Presiden sedang perbaiki manajemen MBG dan cara belanja BGN agar lebih hemat tapi tetap tepat sasaran ke siswa sekolah,” ujar Hendra dalam keterangannya, Rabu (20/5).
Hendra menilai kebijakan itu tidak hanya berdampak pada efisiensi program, tetapi juga memperkuat pengelolaan fiskal Indonesia. Hingga 30 April 2026, realisasi anggaran MBG tercatat mencapai Rp 75 triliun atau setara 22,4% dari pagu awal Rp 335 triliun. Dana tersebut telah menjangkau 61,96 juta penerima dan 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Di sisi lain, belanja negara hingga April 2026 tercatat tumbuh 34,3% menjadi Rp 1.082,8 triliun. Sementara itu, pendapatan negara naik 13,3% menjadi Rp 918,4 triliun. Defisit APBN per April tercatat sebesar Rp164,4 triliun atau setara 0,64% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Di tengah sentimen itu, IHSG bergerak naik menjelang pidato Presiden Prabowo terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 dalam Sidang Paripurna DPR, Rabu pagi.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia hingga pukul 09.59 WIB, IHSG naik 1,37% ke level 6.429. Volume transaksi tercatat mencapai 11,1 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 794 ribu kali. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.189 triliun dengan nilai transaksi sebesar Rp6,28 triliun.
Penguatan IHSG ditopang sejumlah saham sektor non-siklikal. Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 4,38% ke level Rp2.620 per saham, sedangkan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menguat 2,77% menjadi Rp1.485 per saham.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 dalam Sidang Paripurna DPR pada pukul 10.00 WIB.
Selain menanti pidato presiden, pelaku pasar juga menunggu arah kebijakan moneter Bank Indonesia yang akan diumumkan siang ini. Bank sentral diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan di tengah tekanan pelemahan rupiah.




