Presiden perintahkan menteri bersihkan pungli dan korupsi di birokrasi

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden memerintahkan seluruh menteri, kepala badan dan pemimpin lembaga negara untuk segera mengambil inisiatif membersihkan birokrasi dari praktik pungutan liar serta korupsi yang menghambat jalannya perekonomian nasional.

​"Saya ingatkan kepada kepala badan, menteri, pemimpin-pemimpin lembaga negara pemerintah untuk segera mengambil inisiatif membersihkan birokrasinya masing-masing jangan ragu-ragu, yang melanggar tindak," kata Presiden dalam pidatonya di hadapan Sidang Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu.

​Presiden menegaskan bahwa seluruh institusi pemerintah harus berfungsi dengan optimal guna mengeliminasi penyalahgunaan wewenang secara menyeluruh demi memenuhi tuntutan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

Menurut Presiden, tidak ada satu pun pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) yang posisinya tidak dapat digantikan apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum atau kinerja yang buruk.

Pemerintah juga tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas berupa pemberhentian atau menonaktifkan ASN yang terbukti melakukan penyimpangan agar memberikan efek jera secara sosial dan profesional.

Baca juga: Prabowo ingin hukum adil dan kesejahteraan dirasakan seluruh rakyat

Terkait upaya pengawasan, Prabowo mengimbau para pemimpin pemerintah daerah di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi untuk bersinergi melakukan pembersihan internal aparat masing-masing secara masif.

​Presiden mengingatkan para kepala daerah bahwa pemerintah pusat kini memiliki instrumen teknologi mutakhir yang mampu memonitor dan mendeteksi segala bentuk penyelewengan anggaran serta aset secara cepat.

​Pemerintah akan mengintegrasikan teknologi pertahanan tingkat tinggi, termasuk penggunaan radar bawah tanah canggih dan satelit resolusi tinggi, untuk membongkar penyembunyian kekayaan ilegal serta kepemilikan bunker terselubung.

Baca juga: Prabowo sebut kebocoran kekayaan negara sebabkan gaji guru, ASN kecil

​Di sisi lain, Presiden mengidentifikasi adanya tantangan besar dalam penegakan hukum akibat keberadaan oknum aparat berseragam yang kerap menjadi pelindung atau backing bagi para pelaku pelanggaran.

​Guna mengatasi hambatan dari oknum pelindung tersebut, Kepala Negara meminta masyarakat aktif memanfaatkan gawai untuk mendokumentasikan serta melaporkan langsung setiap tindakan aparat yang menyimpang.

​Presiden meyakini sebagian besar ASN di Indonesia memiliki integritas yang baik, namun tindakan tegas tetap harus dijatuhkan kepada sebagian kecil oknum yang merusak reputasi institusi dan merasa kebal terhadap pergantian kepemimpinan politik.

Baca juga: Presiden tegaskan implementasi cetak biru ekonomi Pasal 33 UUD 1945

Baca juga: Prabowo soroti perlu perbaiki arah perekonomian demi kemakmuran bangsa

Baca juga: Puan: KEM-PPKF Presiden tegaskan APBN 2027 diarahkan untuk rakyat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gak Berani Sembelih Sapi Kurban Sendiri, Ustaz Solmed Ngaku Takut Lihat Darah: Ngeri!
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Menkeu Purbaya soal MBG: Presiden Sedang Perbaiki Manajemen Program
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Dibuka Turun 0,42 Persen, Rupiah Melemah di Rp 17.705 per Dolar AS
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Veda Ega Pratama Penyelamat Harga Diri Asia! Masih Nomor Satu, Hakim Danish Belum Jadi Ancaman
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo: Indonesia Sekarang Bisa Bantu Negara Lebih Kaya
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.