Xi Jinping Terungkap Berkali-kali Menipu Presiden AS, Pompeo Ungkap Fakta di Baliknya

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada Jumat (15 Mei) lalu, Presiden AS Donald Trump mengakhiri kunjungan selama tiga hari ke Tiongkok. Dalam perjalanan kembali ke Washington menggunakan Air Force One, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Xi Jinping pernah menanyakan secara langsung apakah Amerika Serikat akan mengirim pasukan untuk membela Taiwan.

“Dalam masalah Taiwan, sikapnya (Xi) sangat keras, dan saya tidak memberikan janji apa pun,” kata Trump.

Pada hari yang sama, Mike Pompeo menerima wawancara khusus dengan Fox News terkait “pertemuan Trump-Xi” yang baru saja berakhir. Di platform X, ia menulis:

“Pernyataan Xi Jinping kepada Presiden Trump mengenai Taiwan pada dasarnya merupakan sebuah ancaman. Kita harus memahami dengan jelas niatnya dan bersiap mengambil langkah yang diperlukan untuk membendung Komunis Tiongkok. Presiden Trump memahami hal ini.”

Ketika ditanya wartawan apakah ia percaya Xi Jinping akan menepati janji-janjinya kepada Trump, Pompeo menjawab terus terang bahwa Xi telah berkali-kali berbohong kepada presiden Amerika.

 “Kesepakatan bisnis pembelian pesawat Boeing memang terdengar bagus. Ia (Xi) juga membuat beberapa janji terkait prekursor fentanyl. Namun kita sudah pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya—mereka sebenarnya tidak sungguh-sungguh ataupun secara nyata memenuhi janji mereka. Jadi kata-kata saja tidak ada artinya, yang penting adalah tindakan nyata,” katanya. 

“Ia pernah mengatakan kepada Presiden Obama bahwa Tiongkok tidak akan memiliterisasi pulau-pulau itu, tetapi ternyata ia berbohong. Dalam masalah asal-usul virus, ia juga berbohong kepada kita; virus itu sangat mungkin berasal dari laboratorium di Wuhan.”

Mengenai Taiwan, Pompeo mengatakan:  “Apa pun yang dikatakan Xi Jinping, saya percaya Presiden Trump telah menyampaikan pesan yang jelas: Amerika Serikat memahami pentingnya Taiwan. Hal ini bukan hanya penting bagi kepentingan geopolitik kita, tetapi juga bagi kepentingan bisnis kita.”

Ia menambahkan:  “Persaingan AI terutama terjadi di Taiwan, dan Presiden Trump tidak akan membiarkan Xi Jinping melakukan apa pun yang membahayakan ekonomi Amerika.”

“Xi Jinping adalah pemimpin paling dingin dan paling tidak bermoral”

Pada 14 Mei, Pompeo menulis di platform X:  “Saya pernah berhadapan dengan beberapa orang terburuk di dunia, tetapi Xi Jinping tanpa diragukan lagi adalah pemimpin paling dingin dan paling tidak bermoral yang pernah saya temui. Ia memusuhi Amerika Serikat maupun siapa pun yang menantang kekuasaannya di panggung internasional. Kita tidak boleh memiliki ilusi apa pun mengenai hal itu.”

Pada 16 Mei, Pompeo kembali menulis di X bahwa operasi pengaruh Partai Komunis Tiongkok di Amerika Serikat terjadi di mana-mana, berlapis-lapis, dan dengan sengaja memanfaatkan keterbukaan Amerika.

“Jika kita tidak memahami dengan jelas sifat ancaman ini dan tidak siap menghadapinya di semua tingkat, Amerika tidak akan pernah benar-benar aman,” tulisnya.

Pompeo adalah Menteri Luar Negeri ke-70 Amerika Serikat. Dalam memoarnya yang berjudul Never Give an Inch: Fighting for the America I Love, ia mengenang pengalamannya sebagai Direktur CIA dan Menteri Luar Negeri pada masa pemerintahan pertama Donald Trump.

Dalam buku tersebut, Pompeo juga menyinggung kesannya terhadap Xi Jinping saat berkunjung ke Tiongkok pada tahun 2018. Ia menggambarkan Xi sebagai seorang komunis muram dengan “tatapan mata kosong” dan nada bicara hambar, layaknya birokrat komunis pada umumnya.

Pada April 2024, Pompeo bahkan mengirim memoarnya tersebut ke kedutaan besar Tiongkok, dengan harapan Xi Jinping sendiri dapat membacanya.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harganya Anjlok, Amran Perintahkan MBG Serap Telur dari Peternak Lokal
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
KLH susun UU Perubahan Iklim untuk pembangunan inklusif
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Rice Akui Arsenal Main Aman Lawan Burnley
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Kemenkes Dukung BNN Larang Vape, Siti Nadia Bocorkan Efek Mengerikan Rokok Elektrik
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Menkum Buka Jalur Afirmasi Pendidikan Kedinasan dan ASN bagi Putra-Putri Papua
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.