Mengenal Sistem Sewa Rumah Seumur Hidup di Jerman Ala Bunda Corla, Tak Bisa Diusir dan Dijamin Negara

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Bunda Corla membagikan cerita menarik soal sistem tempat tinggal di Jerman yang berbeda dengan di Indonesia. Dalam perbincangannya bersama Ivan Gunawan, Corla mengungkap dirinya tinggal di rumah sewa dengan sistem jangka panjang yang membuat penyewa merasa aman hingga tua.

Saat ditanya soal status rumah yang ditempatinya, Corla menjelaskan bahwa dirinya tidak membeli rumah tersebut. Namun sistem kontrak di Jerman memungkinkan seseorang tinggal seumur hidup selama memenuhi kewajiban pembayaran.

“Ngontrak di sana seumur hidup,” kata Bunda Corla dikutip melalui C8 Podcast, Selasa (19/5/2026).

Menurut Corla, penyewa tidak bisa sembarangan diusir pemilik rumah. Selama pembayaran dilakukan dengan tertib dan tidak menyalahi aturan, rumah tersebut tetap menjadi tempat tinggal sah bagi penyewa.

“Selagi Bunda bayarnya benar, rapi, itu rumah udah rumah Bunda,” ujarnya.

Sistem tersebut disebut membuat banyak warga merasa lebih tenang meski tidak memiliki rumah pribadi. Nama penyewa juga tercatat resmi sehingga memiliki perlindungan hukum yang kuat.

“Atas nama Bunda,” ucap Corla.

Dalam penjelasannya, Corla menyamakan sistem itu dengan konsep hak guna bangunan atau hak pakai. Artinya, rumah tidak bisa diperjualbelikan karena bukan hak milik penuh.

“Hak pakai doang,” jelasnya.

Corla mengatakan hak tinggal tersebut berlaku selama penyewa masih hidup dan memenuhi kewajibannya. Karena itu, banyak orang di Jerman memilih menyewa dibanding membeli rumah mahal.

“Sampai Emak mati,” kata Corla.

 

Selain membahas tempat tinggal, Corla juga sempat menceritakan kehidupannya selama bekerja di restoran cepat saji di Jerman. Ia mengaku mengalami masalah kesehatan akibat pekerjaan berat yang dijalani selama berbulan-bulan.

“Tangan Emak sakit-sakit juga,” ungkapnya.

Corla menjelaskan pekerjaannya menuntut gerakan tangan yang sama secara berulang dengan tempo cepat. Kondisi itu membuat pergelangan tangannya mengalami gangguan.

“Kerja keras di McDonald’s itu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Corla juga pernah tersandung masalah setelah ketahuan bepergian ke Swiss saat izin sakit kerja. Ia mengaku keberadaannya diketahui oleh rekan kerja yang melihat aktivitasnya di TikTok.

“Ketahuan dari teman,” katanya.

Meski sempat kehilangan pekerjaan, Corla kini mulai bangkit dan bersiap menjalani pekerjaan baru di Jerman. Ia berharap pekerjaan barunya nanti tidak terlalu menguras tenaga fisik.

“Doakan mudah-mudahan Allah udah kasih Bunda,” tutup Corla. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Bali Beri Penghargaan ke Jajaran yang Berprestasi, Ada 23 Kategori
• 1 jam laludetik.com
thumb
Cara Mengenali Orang yang Berwawasan Luas
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mendagri & Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah di Maluku & Bali-Nusra
• 21 jam laludetik.com
thumb
Putranya Diculik Israel, Ibunda Thoudy Fotografer Republika Berdoa Para Relawan Selamat
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,8 hingga 6,5 Persen
• 21 menit lalukompas.id
Berhasil disimpan.