Grid.ID - Pedangdut Dewi Perssik atau biasa disapa Depe akhirnya buka suara soal ramainya pernyataan Aldi Taher yang menyeret nama putranya, Gabriel. Depe mengaku emosional karena isu tersebut sudah berdampak langsung pada mental sang anak yang kini tengah menjalani pendidikan di Akmil.
Depe menegaskan dirinya tidak memiliki niat buruk kepada Aldi Taher. Namun ia merasa ucapan mantan suaminya soal identitas Gabriel perlu segera diluruskan agar tidak berkembang menjadi asumsi liar di media sosial.
“Mas Aldi niatnya baik, tapi untuk hal ini aku tidak menormalisasikan dan aku tidak setuju,” kata Dewi Perssik dikutip melalui acara Pagi Pagi Ambyar, Selasa (19/5/2026).
Menurut Depe, identitas anak merupakan privasi yang wajib dijaga sebagai hak asasi manusia. Ia juga menolak anggapan bahwa sebagai publik figur dirinya harus siap seluruh kehidupan pribadinya dikuliti publik.
“Yang memang harus dan wajib untuk menjadi privasi salah satunya adalah mengenai identitas anak aku,” ujarnya.
Masalah bermula setelah muncul narasi di media sosial yang mengaitkan Gabriel dengan Aldi Taher. Depe menyebut banyak warganet mulai menandai akun sang anak sambil menyebut Aldi sebagai ayah kandungnya.
“Itu saya tidak terima,” tegas Depe.
Tak hanya itu, berbagai asumsi lain juga bermunculan hingga menyebut Gabriel sebagai anak angkat atau anak adopsi. Depe khawatir komentar semacam itu akan melukai kondisi emosional anaknya.
“Itu nggak bagus buat emosional anak saya,” ucapnya.
Depe mengatakan dirinya selama ini selalu menjaga rasa aman Gabriel sejak kecil. Ia tak ingin anaknya merasa dibohongi mengenai identitas dirinya sendiri.
“Supaya dia tidak merasa bahwa kok aku dibohongi identitas aku sama mama aku,” katanya.
Di tengah ramainya isu tersebut, Gabriel disebut tetap berusaha fokus menjalani pendidikan militernya. Depe mengaku terharu karena justru sang anak yang mencoba menenangkan dirinya saat video call.
“Udahlah Mama,” tutur Dewi menirukan ucapan Gabriel.
Sebagai seorang ibu, Depe mengaku sangat terpukul melihat nama anaknya ikut terseret dalam polemik media sosial. Apalagi Gabriel saat ini sedang berjuang membuktikan kemampuannya di Akmil.
“Aku kepingin anak aku tuh fokus, nggak usah mikirin yang lain,” ujar Depe.
Penyanyi asal Jember itu juga menegaskan dirinya telah merawat Gabriel sepenuh hati sejak lahir. Dewi merasa sakit hati ketika ada pihak yang dengan mudah menyebut anaknya hanya sebagai anak angkat.
“Aku melahirkan dia, Bunda,” kata Depe.
Ia bahkan mengungkap pernah membawa Gabriel ke lokasi syuting demi tetap bisa mengurus anaknya sendiri. Depe menyebut dirinya rela menghentikan proses syuting saat mendengar tangisan sang anak.
“Anak saya nangis, saya langsung ke kamar aku melihat anak aku,” ucapnya.
Tak berhenti di situ, Depe juga mengaku sampai mendalami ilmu psikologi demi memahami kondisi mental Gabriel. Ia ingin memastikan putranya tumbuh dengan rasa aman dan tidak terluka oleh komentar publik.
“Saya kuliah mengambil psikologi supaya saya bisa memahami anak saya,” ungkapnya.
Depe menyayangkan masih banyak orang yang menjadikan anak sebagai sasaran komentar jahat di media sosial. Menurutnya, kebencian terhadap dirinya seharusnya tidak dibawa menyerang sang anak.
“Kalau kalian benci sama saya, tolong jaga perasaan anak saya,” tegas Depe.
Ia juga mengaku sudah menegur beberapa pihak melalui pesan langsung terkait narasi yang beredar. Depe membantah tudingan bahwa dirinya sengaja membahas masalah ini demi mencari popularitas.
“Ini masalah anak, bukan masalah tenar,” katanya.
Meski sempat sangat emosional, Depe memastikan dirinya kini sudah memaafkan semua pihak terkait. Ia hanya berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
“Saya sudah memaafkan kok,” tutup Dewi Perssik. (*)
Artikel Asli




