Prabowo: Jangan Kagum ke Bangsa yang Suka Merampas Kekayaan Negara Lain

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak semua pihak untuk tidak mengagumi bangsa yang merampas kekayaan bangsa lain.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.

Baca Juga :
Prabowo Canangkan Defisit APBN di 2027 Maksimal 2,4 Persen
Buka Lapangan Kerja Besar-besaran, Prabowo Janjikan Angka Kemiskinan Turun di 2027

Awalnya, Prabowo meminta semua pihak berani menghadapi masalah walaupun itu merupakan tantangan, hambatan, ataupun kekurangan tentang pengelolaan ekonomi negara Indonesia.

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

"Marilah kita berani untuk menghadapi masalah walaupun itu merupakan tantangan, hambatan atau kekurangan. Tentang pengelolaan ekonomi negara kita, sesungguhnya telah dirumuskan oleh para pendiri-pendiri bangsa kita," ujar Prabowo.

Ia pun menegaskan bahwa para pendiri bangsa Indonesia bukan sosok yang lugu maupun naif. Mereka, ucap dia, memahami secara langsung penderitaan akibat penjajahan dan imperialisme.

“Para pendiri bangsa kita bukan orang-orang yang lugu atau naif. Mereka merasakan penjajahan, mereka merasakan dihina, diperbudak, dirampas kehormatan dan harga diri bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Kepala Negara menilai para pendiri bangsa Indonesia menyaksikan bagaimana kekayaan Nusantara diambil oleh bangsa penjajah untuk memperkaya negaranya sendiri.

“Mereka melihat dan merasakan kekayaan Nusantara diambil oleh penjajah-penjajah kita untuk memperkaya mereka,” ujarnya.

Maka itu, Prabowo mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak memiliki rasa rendah diri terhadap negara-negara lain, khususnya negara yang memperoleh kekayaan melalui praktik penjajahan.

“Hendaknya janganlah kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain,” tegasnya.

"Janganlah kita rendah diri. Janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita padahal mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan kepada kita," sambungnya.

Meski demikian, ia mengaku tak mengajak semua pihak untuk membenci siapapun dan bangsa lain.

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih
Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Namun, Prabowo menekankan bahwa ia mengajak semua pihak untuk belajar dari sejarah.

"Saya tidak mengajak kita untuk membenci siapapun. Saya tdk mengajak kita membenci bangsa-bangsa lain. Tidak. Bahkan saya mengajak kita belajar tapi juga kita harus belajar dari sejarah," ungkapnya.

Baca Juga :
Prabowo Targetkan Rupiah Maksimal Rp 17.500 per Dolar AS di 2027
Prabowo Pede Targetkan Ekonomi RI 2027 Tumbuh hingga 6,5 Persen, Cek Asumsi Makronya
Prabowo: APBN Adalah Alat untuk Melindungi Rakyat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WHO Sebut Wabah Ebola di Kongo Sudah Dimulai 2 Bulan Lalu dan Kini Masih Berkembang
• 26 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemred Republika Ungkap Kondisi 9 WNI yang Ditangkap Israel dalam Kondisi Sehat | SAPA MALAM
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Tangkap Dua Pencuri Aki Truk Trailer di Koja Jakut, Modus Bajing Loncat
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Taiwan Ingin Lanjutkan Pembelian Senjata dari AS
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinopsis Drama China Live Long and Prosper, Dylan Wang Jadi Kultivator Legendaris yang Terlahir Kembali
• 2 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.