Bisnis.com, PEKANBARU - Industri fotografi dan videografi di Provinsi Riau terus menunjukkan pertumbuhan positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap dokumentasi visual yang lebih personal, artistik, dan berkelas. Di tengah perkembangan tersebut, Barkha Studio yang berbasis di Duri, Kabupaten Bengkalis, memperkuat fokus layanan pada wedding photography dan personal portrait sebagai bagian dari pengembangan bisnis kreatifnya di Riau.
CEO Barkha Studio, Muhammad Hafi Ansori atau yang akrab disapa Bewok, mengatakan tren fotografi saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Dokumentasi pernikahan misalnya, kini tidak lagi hanya sekadar mengabadikan momen acara, tetapi juga menghadirkan cerita emosional yang dapat dikenang sepanjang waktu.
“Wedding sekarang bukan hanya soal foto pelaminan atau dokumentasi acara. Pasangan pengantin ingin setiap momen punya cerita, emosi, dan visual yang terasa lebih hidup. Karena itu konsep cinematic dan storytelling menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Menurut Bewok, meningkatnya tren wedding intimate, outdoor wedding, hingga konsep prewedding cinematic membuat kebutuhan terhadap fotografer dan videografer profesional semakin tinggi. Barkha Studio pun terus memperkuat kualitas layanan melalui pengembangan konsep kreatif, penggunaan teknologi kamera modern, hingga penguatan tim editing visual.
Tak hanya wedding, Barkha Studio juga aktif mengembangkan layanan personal portrait yang kini semakin diminati, terutama di kalangan generasi muda dan profesional. Layanan ini mencakup foto personal branding, wisuda, maternity, family portrait, hingga sesi portrait artistik untuk kebutuhan media sosial maupun profesional.
“Sekarang personal portrait sudah menjadi bagian dari identitas diri. Banyak orang ingin tampil lebih profesional di media sosial, kebutuhan kerja, bahkan sekadar menyimpan dokumentasi terbaik dalam hidupnya,” katanya.
Ia menjelaskan, pendekatan personal menjadi salah satu kekuatan utama Barkha Studio dalam menghasilkan karya visual. Setiap klien tidak hanya diarahkan untuk berfoto, tetapi juga dibantu membangun mood, konsep, hingga karakter visual agar hasil akhirnya terasa lebih natural dan eksklusif.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren visual estetik dan cinematic memang semakin berkembang di Indonesia. Kehadiran media sosial seperti Instagram dan TikTok turut mendorong masyarakat lebih memperhatikan kualitas visual dalam setiap momen penting, mulai dari pernikahan hingga portrait personal.
Dia memaparkan perjalanan Barkha Studio telah dimulai sejak 2015 di Duri, Kabupaten Bengkalis. Berawal dari jasa fotografi tingkat lokal, Barkha Studio perlahan berkembang menjadi studio kreatif yang melayani berbagai kebutuhan visual masyarakat di Riau.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Barkha Studio kini dikenal melalui pendekatan visual yang hangat, emosional, dan detail. Sejumlah dokumentasi wedding dan portrait yang diproduksi juga banyak mendapat respons positif di media sosial karena dinilai memiliki sentuhan storytelling yang kuat.
Bewok mengatakan perkembangan industri kreatif digital menjadi peluang besar bagi studio lokal untuk terus tumbuh dan bersaing. Karena itu, Barkha Studio berkomitmen menghadirkan layanan visual yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memiliki kualitas dan karakter yang kuat.
“Kami ingin setiap karya bukan hanya terlihat bagus, tetapi juga punya makna dan kenangan bagi klien. Karena pada akhirnya, foto dan video adalah cara orang menyimpan cerita hidupnya,” tutupnya.





