Harapan Bek PSM Makassar Yuran Fernandes ke Piala Dunia 2026 Pupus, Gagal Ikuti Jejak Mantan Striker Persib Bandung

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Harapan bek PSM Makassar, Yuran Fernandes, untuk tampil di Piala Dunia 2026 resmi pupus. Namanya tidak masuk dalam skuad final timnas Tanjung Verde untuk turnamen terbesar sepak bola dunia yang akan digelar di Amerika Utara.

Yuran gagal mengikuti jejak mantan striker Persib Bandung, Gervane Kastaneer. Dia justru berhasil mengamankan tempat di skuad timnas Curacao dan siap tampil di Piala Dunia 2026.

Kedua negara debutan tersebut kompak merilis daftar final berisi 26 pemain pada Senin (18/5/2026). Pengumuman skuad itu langsung menyita perhatian karena membuka peluang hadirnya pemain yang memiliki hubungan erat dengan sepak bola Asia Tenggara.

Timnas Cape Verde national football team ternyata tidak menyertakan nama Yuran Fernandes dalam daftar pemain yang dibawa pelatih Bubista ke Piala Dunia 2026.

Padahal, bek PSM Makassar tersebut sempat mendapat kesempatan debut bersama Tanjung Verde saat menghadapi Malaysia dalam laga uji coba pada Mei 2025.

Namun, Yuran memang bukan pilihan utama di skuad berjuluk The Blue Sharks tersebut. Bek berusia 30 tahun itu juga tidak terlibat dalam perjalanan Tanjung Verde sepanjang babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih Bubista memilih menyusun skuad dengan komposisi penuh pemain abroad atau yang berkarier di luar negeri, tanpa melibatkan pemain dari kompetisi domestik Tanjung Verde.

Selain Yuran, pemain Asia Tenggara lain yang juga gagal masuk skuad akhir adalah penyerang asal Malaysia Super League, Fortes.

Di Piala Dunia 2026 nanti, Tanjung Verde tergabung di Grup H bersama Saudi Arabia, Uruguay, dan Spanyol.

Kastaneer Ukir Sejarah

Berbeda dengan Yuran Fernandes, nasib lebih manis justru dirasakan Gervane Kastaneer yang sukses mempertahankan tempatnya di skuad Curaçao. Penyerang berusia 29 tahun itu saat ini memperkuat Terengganu FC di Liga Malaysia.

Kastaneer memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Indonesia. Sebelum hijrah ke Malaysia, ia sempat membela Persib Bandung pada 2025 dan Persis Solo pada periode 2025–2026. Persis bahkan baru melepas Kastaneer ke Terengganu FC secara gratis pada 27 Januari lalu.

Menariknya, performa Kastaneer di Liga Malaysia sebenarnya tidak terlalu mencolok. Namun, kontribusinya bersama timnas Curacao justru sangat penting.

Bersama The Blue Wave, Kastaneer telah mencetak sembilan gol dari 20 penampilan internasional. Lima golnya di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Curacao lolos ke putaran final untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Di Piala Dunia 2026, Curacao tergabung di Grup E bersama Ekuador, Jerman, dan Pantai Gading.

Pemain Top Warnai Skuad Debutan

Skuad Tanjung Verde diperkuat sejumlah pemain yang berkarier di Eropa, seperti Logan Costa dari Villarreal CF, Kevin Pina dari FK Krasnodar, hingga Garry Rodrigues yang kini bermain untuk Apollon Limassol.

Sementara Curacao membawa sejumlah nama berpengalaman seperti Riechedly Bazoer, Tahith Chong, Jurgen Locadia, hingga Armando Obispo dari PSV Eindhoven.

Meski gagal mengirim wakil dari Liga Indonesia ke Piala Dunia 2026, kiprah Yuran Fernandes bersama PSM Makassar tetap menjadi sorotan karena mampu menembus level tim nasional Tanjung Verde di tengah ketatnya persaingan pemain diaspora Eropa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Google Rilis Gemini Omni, AI yang Bisa Edit Video via Prompt Teks
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Program Gentengisasi Presiden, TNI Sulap Rumah Warga Tidak Layak Huni di Jambi
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Warga Tulungagung Hilang Saat Cari Ikan di Sungai Brantas
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Andrie Yunus Bakal Dirujuk ke India untuk Perawatan Mata Lanjutan Usai Disiram Air Keras
• 42 menit lalukompas.com
thumb
Dony Tri Pamungkas sampai Cahya Supriadi, Deretan Rising Star di BRI Super League 2025/2026
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.