Kemenhaj Siapkan Makanan Siap Santap Bagi Jamaah Menjelang Puncak Haji

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyediakan makanan siap santap atau ready to eat bagi jamaah haji Indonesia sejak menjelang puncak ibadah haji hingga setelahnya. Skema itu dipilih karena dinilai lebih praktis didistribusikan di tengah kepadatan jutaan jemaah, dengan tetap memenuhi kebutuhan gizi.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan, layanan konsumsi menjadi salah satu fokus utama pemerintah selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) 1447 Hijriyah/2026, bersama aspek transportasi dan akomodasi.

Baca Juga
  • 400 Karyawan BUMN Digembleng Ikut Latihan Militer
  • Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi Energi via MT Pagerungan Berbasis Ramah Lingkungan
  • Presiden Umumkan Pembentukan Badan Ekspor

Menurut dia, layanan konsumsi bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga stamina dan kesehatan jamaah selama menjalani rangkaian ibadah haji yang padat dan menguras energi.

"Fase Armuzna merupakan periode yang sangat padat dan kompleks. Distribusi makanan dalam jumlah besar pada waktu bersamaan membutuhkan koordinasi lintas sektor, pengaturan logistik yang presisi, dan kesiapan transportasi yang optimal," ujar Maria beberapa waktu lalu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Suasana wukuf di Arafah

Pemerintah pun memilih skema penyediaan makanan siap santap atau ready to eat (RTE) sebagai solusi layanan konsumsi selama jelang, saat, hingga pasca puncak haji.

Maria menjelaskan ada empat pertimbangan utama di balik penggunaan makanan siap santap bagi jemaah haji Indonesia. Pertama, kecepatan distribusi makanan ke hotel-hotel jemaah. Kedua, kemudahan konsumsi di tengah mobilitas tinggi selama Armuzna.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : MCH 2026
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasad: Masyarakat Tak Persoalkan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Puncak Haji 2026, Jemaah Diminta Disiplin Jadwal dan Hemat Tenaga
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Wuling Eksion Mengaspal di Makassar
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Banjir di Duyun China, Mobil-mobil Terendam
• 21 jam laludetik.com
thumb
KAI Daop 2 Bandung Tempuh Jalur Hukum Usai Kereta Panoramic KA Papandayan Tertemper Truk Parkir Sembarangan
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.