Kemenkum Bantu Kemlu, Upaya Maksimal Bebaskan WNI yang Diculik Israel

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas menyatakan Kemenkum akan turut membantu terkait penculikan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 oleh Israel.

Supratman menegaskan penanganan utama tetap dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), namun Kemenkum juga akan ikut berperan sesuai kewenangan di bidang kewarganegaraan.

“Kalau terkait dengan itu, pasti sudah dilakukan terkait dengan warga negara kita yang lagi di ada masalah dengan bantuan kemanusiaan ya,” kata Supratman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kemlu telah melakukan langkah-langkah diplomatik dan dialog dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan para WNI.

“Tapi itu kan sekarang Kementerian Luar Negeri pasti sudah melakukan langkah-langkah dialog dengan seluruh pihak ya,” ujarnya.

Supratman menambahkan, Kemenkum juga akan berupaya maksimal dalam membantu penanganan kasus tersebut.

“Dan Kementerian Hukum yang bertanggung jawab terkait dengan kewarganegaraan, pasti kami juga melakukan upaya untuk berusaha semaksimal mungkin. Walaupun kita tahu kita tidak memiliki hubungan diplomatik ya,” katanya.

Ia menegaskan negara akan tetap hadir dan bertanggung jawab dalam melindungi warganya di luar negeri, termasuk dalam kasus penangkapan yang terjadi.

“Tapi percayalah bahwa negara pasti hadir dan bertanggung jawab terhadap keselamatan warga negara kita yang di luar negeri ya,” ujarnya.

Supratman juga menyebut pemerintah akan mengoordinasikan langkah bersama antar-kementerian di bawah koordinasi Menteri Luar Negeri untuk memastikan penanganan berjalan efektif.

“Dan karena itu terkait dengan beberapa kasus termasuk yang di Somalia, sekali lagi pemerintah di bawah pemerintahan Bapak Presiden pasti lewat Kementerian Luar Negeri terutama, dan kementerian-kementerian terkait pasti akan melakukan upaya yang sama dan terkoordinasi tentu dengan Bapak Menlu (Sugiono), nanti akan kita koordinasi,” kata Supratman.

Sebelumnya, Kemlu memberikan update terkini terkait nasib 9 WNI yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0. Mereka memastikan, semua WNI itu ditangkap oleh otoritas Israel.

“Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang lewat keterangannya, Rabu (20/5).

Saat ini, Kemlu tengah mengupayakan pembebasan mereka. Pendekatan sudah dilakukan, agar para WNI terjamin keselamatannya.

“Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI tersebut. Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,” ucap Yvonne.

Bersamaan dengan itu, Yvonne juga menyampaikan sikap Kemlu; Mendesak pemerintah Israel melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadi Jangkar Pasar Modal, Ini Strategi BP BUMN dan Danantara
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
PSI Angkat Bicara Soal Nasib IKN Usai MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BMKG: Jakarta Diperkirakan Hujan pada Selasa Sore hingga Malam
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Agen Megawati Hangestri Sudah Yakin, Bintang Hyundai Hillstate Ini Jadi Kunci Kebangkitan Megatron di V-League
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
BI Ungkap Alasan Naikkan Suku Bunga: Jaga Nilai Tukar Rupiah hingga Inflasi
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.