Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya High Reps dan Low Reps dalam Olahraga-Dunia Olahraga

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Dalam dunia olahraga dan fitness, metode high reps, low weight serta low reps, high weight sering menjadi perdebatan. Sebagian orang memilih repetisi banyak dengan beban ringan untuk membakar lemak, sementara yang lain lebih fokus mengangkat beban berat demi membentuk massa otot.

Meski terlihat mirip, kedua metode ini sebenarnya memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda. Pemilihannya pun bergantung pada target olahraga, kondisi tubuh, hingga gaya hidup masing-masing orang.
 

Baca Juga :

Susah Konsisten Olahraga? Coba 5 Tips Ini!-Dunia Olahraga
  Apa Itu Reps dan Weight? Reps atau repetitions merupakan jumlah gerakan yang dilakukan seseorang dalam satu set latihan sebelum berhenti atau beristirahat. Sementara weight adalah beban atau tingkat tekanan yang digunakan saat berolahraga.

Weight tidak selalu berarti barbel atau alat gym, tetapi juga dapat mengacu pada tingkat intensitas aktivitas yang diterima tubuh selama latihan. Perbedaan High Reps, Low Weight dan Low Reps, High Weight
  • High Reps, Low Weight
Metode high reps, low weight berarti melakukan repetisi gerakan lebih banyak dengan beban yang lebih ringan.

Latihan ini biasanya dilakukan dengan tempo lebih cepat dan durasi lebih panjang untuk menjaga otot tetap aktif tanpa memberikan tekanan berlebih pada tubuh.
  • Low Reps, High Weight
Sebaliknya, low reps, high weight berarti melakukan repetisi lebih sedikit, tetapi menggunakan beban yang lebih berat.

Metode ini menuntut tenaga dan fokus lebih besar karena otot dipaksa bekerja lebih keras dalam waktu singkat. Mana yang Lebih Baik? Tidak ada metode yang mutlak lebih baik dibandingkan lainnya. High reps, low weight dan low reps, high weight memiliki manfaat masing-masing yang disesuaikan dengan tujuan olahraga setiap orang.
  • Manfaat High Reps, Low Weight
Melansir laman Today, metode ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan otot. Latihan dengan repetisi tinggi juga efektif membantu mempertahankan massa otot tanpa lemak.

Menurut Peloton, metode ini cocok bagi pemula karena membantu membangun fondasi olahraga yang lebih stabil dan mendorong konsistensi latihan. Selain itu, latihan dengan beban ringan tidak terlalu cepat membuat otot kelelahan.

Metode ini juga dapat memberikan efek kardio karena repetisi yang tinggi mampu meningkatkan detak jantung meski menggunakan beban ringan.
  • Manfaat Low Reps, High Weight
Sementara itu, metode low reps, high weight lebih cocok bagi orang yang ingin meningkatkan kekuatan dan massa otot.

Peloton menyebut latihan dengan beban berat dapat membantu perkembangan kekuatan tubuh sekaligus memperbaiki adaptasi neuromuskular. Karena repetisinya lebih sedikit, fokus terhadap teknik gerakan juga bisa lebih maksimal.
 

Baca Juga :

Kenapa Orang Jepang Jarang Obesitas? Ternyata Ini Pola Makannya-Tips Kesehatan


Latihan ini membuat otot bekerja lebih keras dalam waktu singkat sehingga efektif untuk membangun kekuatan tubuh secara bertahap.

Pada akhirnya, pilihan metode olahraga terbaik kembali pada tujuan masing-masing. Jika ingin meningkatkan stamina dan menjaga konsistensi, high reps, low weight bisa menjadi pilihan. Namun jika targetnya membangun kekuatan dan massa otot, low reps, high weight lebih cocok untuk dijalani.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Orang Terdekat Bongkar Proses Penurunan Berat Badan Ekstrem Khamzat Chimaev di UFC 328, Jadi Biang Kekalahan?
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Sita Pengembalian Uang Ratusan Juta dari Eks Staf Ahli Menhub Terkait Korupsi DJKA
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Datangi MPR RI, GPCI Desak Pemerintah Segera Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel
• 22 jam laludisway.id
thumb
Pemkot Surabaya Temukan 1 Hewan Kurban Scabies, Pastikan Tak Diperjualbelikan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ternyata LPG 3 Kg Beneran Rp16.000 di Kopdes Merah Putih
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.