Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Menurut Semar, pidato Prabowo menjadi langkah penting dalam menjaga optimisme dan stabilitas nasional di tengah situasi global yang penuh tantangan.
Diketahui, hari ini Presiden Prabowo menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027. "Pidato Presiden Prabowo hari ini perlu diapresiasi karena menghadirkan suasana yang kondusif dan memberikan ketenangan bagi rakyat Indonesia. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global, masyarakat membutuhkan kepastian arah kebijakan, stabilitas, dan semangat persatuan," ujar Semar, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga:Ponpes Hidayatullah Mamuju Terbakar, 5 Ruang Kelas dan Kantor Zakat LudesSemar menilai Presiden Prabowo berhasil menyampaikan pesan kenegaraan yang menenangkan sekaligus memberikan keyakinan kepada publik bahwa pemerintah memiliki arah yang jelas dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat fiskal negara, dan menjaga kepentingan rakyat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya menyatukan kekuatan bangsa untuk menjaga perekonomian nasional, memperkuat ketahanan negara, serta memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Prabowo: Saya Kalau ke Luar Negeri Sangat Dihormati, Banyak Negara Minta Bantuan Kita
Momentum pidato yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dinilai membawa pesan persatuan dan optimisme kebangsaan. Semar berharap seluruh elemen bangsa, termasuk kekuatan masyarakat sipil dan pemuda, dapat bersama-sama menjaga stabilitas nasional dan mendukung agenda pembangunan pemerintah demi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing."Yang dibutuhkan bangsa hari ini adalah kebersamaan, stabilitas, dan optimisme. Presiden telah memberikan pesan itu dengan sangat baik dalam pidato hari ini," kata Semar.Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar. Foto/Istimewa
Baca Juga:Mantan Ketua MK: Denda Rp11,4 Triliun Bermanfaat bagi Rakyat dan NegaraDiketahui, pagi tadi Presiden Prabowo menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027. Prabowo menyampaikan apresiasi atas kesediaan DPR untuk menyampaikan arah kebijakan fiskal tersebut.
"Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2027," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik ketegangan dan ketidakpastian. Peperangan yang terjadi di beberapa tempat, bahkan di Eropa dan Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita, tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang besar terhadap kehidupan kita.
Baca Juga:Bentuk Satgas Haji, Kapolri Instruksikan Jamin Keamanan dan Pelayanan Seluruh Jemaah"Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung pokok-pokok pemikiran perekonomian dan pengelolaan negara."Prabowo mengatakan, dirinya telah disumpah di hadapan para wakil rakyat. Karena itu, tugasnya adalah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, bertanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Selain itu, bertanggung jawab untuk memajukan kesejahteraan, memajukan kecerdasan bangsa untuk menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia.
"Dalam rangka itulah, saya memandang bahwa anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa, alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera, dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan."
#nasional




