JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan menyusul keputusan World Health Organization (WHO) yang menetapkan wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC).
Meski demikian, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan hingga kini belum ada kasus Ebola yang terdeteksi di dalam negeri.
BACA JUGA:Prabowo: Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Asing Ambil Kekayaan RI Secara Ilegal
Status darurat global diumumkan WHO pada 17 Mei 2026 setelah terjadi peningkatan kasus di Republik Demokratik Kongo, khususnya di Provinsi Ituri.
Data menunjukkan ratusan kasus suspek dengan tingkat kematian yang tinggi, serta potensi penyebaran lintas wilayah akibat mobilitas penduduk.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan bahwa langkah antisipatif langsung diperkuat di seluruh pintu masuk negara.
BACA JUGA:12 Posko SPMB DKI Jakarta 2026, Buka Layanan Bantuan dan Pengaduan Gratis
“Pengawasan terhadap pelaku perjalanan diperketat, terutama dari negara terdampak. Ini bagian dari upaya mitigasi risiko,” ujar Aji, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Kemenkes juga mengaktifkan sistem deteksi dini melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) selama 24 jam.
Selain itu, fasilitas laboratorium nasional disiagakan penuh guna memastikan respons cepat jika ditemukan kasus mencurigakan.
Di sisi lain, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
BACA JUGA:Liverpool Terancam Blunder Besar Lepas Federico Chiesa, Lini Serang The Reds Keropos
"Edukasi kepada publik menjadi kunci agar masyarakat memahami risiko dan cara pencegahan penyakit ini," kata Aji.
Ebola merupakan penyakit infeksi virus dengan tingkat fatalitas tinggi, yang penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita atau benda terkontaminasi.
Gejala awal meliputi demam, nyeri otot, dan kelelahan, yang dapat berkembang menjadi kondisi serius seperti perdarahan.
- 1
- 2
- »





