Dalam setiap sesi lari, keselamatan menjadi prioritas utama yang nggak boleh diabaikan. Itu kenapa para pelari biasanya selalu membawa running gear yang bisa menunjang performa dan membantu mereka tetap aman selama berlari.
Mengutip laman Waterford Viking Marathon, penggunaan item yang tepat dapat membantu aktivitas lari terasa lebih optimal, terutama saat menghadapi medan menantang. Beberapa gear yang cukup wajib dibawa pelari di antaranya running shoes yang nyaman, smartwatch atau sportwatch, serta hydration bottle agar tubuh tetap terhidrasi.
Setiap perangkat tentu punya fungsi dan keunggulan masing-masing sesuai kebutuhan penggunanya. Karena itu, pastikan kamu memilih perlengkapan yang nyaman dan cocok dengan jenis latihan yang akan dijalani.
Buat kamu yang mulai rutin latihan lari, rekomendasi gear dari teman kumparan Running Club ini bisa jadi referensi menarik. Yuk, simak daftar gear wajib versi mereka di bawah ini!
Gear Wajib Saat Lari versi teman kumparan Running Clubteman kumparan Tri Eko (28) termasuk cukup concern dengan ritme jantung saat berlari. Karena itu, heart rate (HR) monitor termasuk salah satu gear wajib yang selalu ia pakai saat lari.
Menurut Eko, HR monitor sangat berguna untuk memantau detak jantung secara real time, jadi ia bisa tahu kapan harus ngebut dan kapan waktunya memperlambat pace supaya tenaga tetap terjaga sampai akhir sesi.
Sebab, menurut laman Healthline, lari dengan detak jantung yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kelelahan hingga dehidrasi yang meningkatkan risiko cedera.
Nah, salah satu merek andalan teman kumparan Eko adalah COROS. Brand asal Amerika Serikat ini memang cukup populer di kalangan pelari karena dikenal punya desain yang sangat nyaman.
Dikutip dari laman resmi COROS, berikut beberapa keunggulan perangkat HR monitor tersebut:
Lebih nyaman digunakan karena cukup dipakai di bagian lengan, bukan chest strap di area dada.
Sensornya mudah dilepas dan dipasang kembali.
Menggunakan sensor optik multi-saluran terbaru yang mampu memberikan hasil pengukuran detak jantung lebih akurat dan stabil.
Bisa terhubung ke tiga perangkat Bluetooth sekaligus, sehingga lebih fleksibel saat digunakan bersama smartwatch maupun aplikasi olahraga.
Daya tahan baterainya cukup awet, yakni hingga 38 jam penggunaan aktif atau sekitar 80 hari dalam mode standby.
Pengisian dayanya juga simpel karena sudah menggunakan kabel USB magnetik yang praktis dan mudah dipasang.
Rekomendasi gear lari berikutnya adalah sportwatch. teman kumparan Rizal (35) mengaku hampir selalu menggunakannya saat lari. “Sportwatch, saya pakai Garmin Forerunner 165,” ucap Rizal.
Menurutnya, smartwatch satu ini cocok banget digunakan pelari pemula atau entry level karena fiturnya cukup lengkap dan mudah dipahami. Dengan bantuan GPS dan fitur pemantauan olahraga, kamu bisa mencatat waktu, jarak tempuh, hingga pace lari selama latihan.
Selain membantu memantau performa dasar saat lari, Garmin Forerunner 165 juga dibekali fitur lari yang cukup lengkap. Kamu bisa melihat berbagai data penting, mulai dari cadence, panjang langkah secara real time, hingga running power untuk membantu memahami performa tubuh selama berlari.
Jadi yang paling update tentang event Running, gabung komunitas teman kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running





