Demo di Depan DPR, Ribuan Guru Madrasah Ibtidaiyah Tuntut Pemerintah Permudah Jadi PPPK

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5/2026).

Pantauan tvOnenews di lokasi, mereka kompak memakai baju putih dan celana hitam. Aksi demo ini digelar bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dan momen Presiden Prabowo Subianto dan seluruh menteri menghadiri Rapat Paripurna DPR RI.

Rini Ardianti Rahman (34) datang mewakili guru Madrasah Ibtidaiyah Rambay, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Ia mengatakan pihaknya menuntut agar hak-hak mereka dipenuhi dan dimudahkan pengangkatan guru honorer swasta madrasah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPP).

“Banyak hak-hak guru yang belum dipenuhi, apalagi yang sekarang ini belum di-PPPK-kan,” ungkap Rini di lokasi.

Rini mengungkapkan dirinya sudah belasan tahun masih berstatus guru honorer, meskipun sudah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Saya sudah sampai 11 sampai 13 tahunan jadi honorer. Sekitar sejak 2014 atau 2013-an ya,” ungkapnya.

Ia menilai pengangkatan PPPK tidak berpihak kepada guru honorer yang sudah lama mengabdi atau mengajar.

“Pengen disesuaikan, disetarakan sama guru-guru yang baru masuk setahun-dua tahun mereka sudah P3K. Nah ini yang udah puluhan tahun tapi enggak dihargai, terus juga enggak diakui,” kata Rini.

Menurut Rini, terkendalanya pengangkatan PPPK terjadi karena guru honorer swasta madrasah masih belum diakui negara. Meskipun masih di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

“Mungkin dari undang-undangnya yang belum disahkan bahwa guru swasta itu harus diakui secara negara, walaupun naungannya sama di Kemenag,” bebernya.

Mereka berharap pemerintah dan DPR mengabulkan tuntutannya, khususnya terkait kemudahan pengangkatan PPPK dan penyetaraan hak guru swasta dengan guru negeri.

“Mudah-mudahan direalisasikan, tolong ya Pak Presiden sama pemangku kebijakan yang di sana,” tutup Rini.(saa/raa)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Sentil Pengusaha dan Pejabat Nakal: Backing-nya Kalau Enggak Hijau ya Cokelat!
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lantik 884 Pejabat Baru, Pramono: Perkuat Tata Kelola dan Hadirkan Inovasi
• 10 menit laluokezone.com
thumb
Pemerintah Percepat Ratifikasi Dagang untuk Perkuat Daya Saing Produk Nasional di Tengah Pelemahan Rupiah
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Asmara Terlarang, Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Pedagang Tempe Pacitan Ditetapkan Tersangka
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Haru! Dedi Mulyadi Tawarkan Pekerjaan Baru untuk Pedagang Cicadas yang Hidup dari Rp30 Ribu
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.