Manajemen PSIS Semarang Beri Wewenang Penuh Widodo C Putro Tentukan Skuad: Pintu Masuk Pratama Arhan-Alfeandra Dewangga Kembali!

harianfajar
21 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SEMARANG — Penunjukan legenda hidup sepak bola Indonesia, Widodo Cahyono Putro, sebagai pelatih anyar PSIS Semarang tampaknya bukan sekadar keputusan teknis biasa. Di balik kepercayaan penuh manajemen kepada Widodo, tersimpan sinyal besar bahwa Mahesa Jenar sedang bersiap membangun ulang identitas tim demi satu target mutlak: kembali ke Super League musim depan.

Manajemen PSIS bahkan memberi keleluasaan penuh kepada Widodo dalam menentukan komposisi skuad. Situasi ini langsung memunculkan spekulasi besar mengenai kemungkinan pulangnya dua pemain Timnas Indonesia yang pernah menjadi simbol kebangkitan PSIS: Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga.

Keduanya bukan nama asing bagi publik Semarang.

Arhan pernah menjelma sebagai idola baru Panser Biru lewat gaya bermain agresif dan lemparan ke dalam mematikan sebelum akhirnya merantau ke luar negeri. Sementara Dewangga berkembang menjadi salah satu bek muda paling fleksibel di Indonesia berkat kemampuannya bermain di banyak posisi.

Kini, ketika PSIS memulai era baru bersama Widodo, pintu reuni itu perlahan terasa terbuka.

Apalagi Widodo dikenal sebagai pelatih yang sangat memahami pentingnya fondasi lokal dan chemistry tim. Dalam proyek promosi seperti Championship, pengalaman menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan pemain bintang, tetapi juga identitas permainan dan kedekatan emosional dengan klub.

Faktor itulah yang membuat rumor kepulangan Arhan dan Dewangga terasa masuk akal.

Widodo sendiri langsung bergerak cepat setelah resmi diperkenalkan pada ulang tahun ke-93 PSIS, 18 Mei lalu. Ia mengaku sudah menyerahkan beberapa nama pemain incaran kepada manajemen.

“Kami mempercayakan tim musim depan untuk diarsiteki oleh Widodo Cahyono Putro,” ujar Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika.

Kepercayaan itu bukan tanpa alasan. Widodo memiliki rekam jejak promosi yang sangat kuat. Sebelum membawa Garudayaksa menjadi juara Championship 2025/2026, ia juga sukses membawa Persita Tangerang dan Persijap Jepara naik kasta.

Kini tantangan lebih besar menunggunya di Semarang.

Widodo bukan hanya dituntut membangun tim kompetitif, tetapi juga menghidupkan kembali kepercayaan publik setelah PSIS terdegradasi. Karena itu, kehadiran figur-figur seperti Arhan dan Dewangga bisa menjadi simbol kebangkitan sekaligus daya tarik emosional bagi suporter.

Terlebih, keduanya masih memiliki keterikatan kuat dengan PSIS.

Arhan selama ini selalu identik dengan Semarang meski kariernya sempat berlanjut ke luar negeri dan kompetisi Asia Tenggara. Sementara Dewangga merupakan produk yang tumbuh bersama identitas permainan Mahesa Jenar sebelum berkembang menjadi pemain Timnas Indonesia.

Jika keduanya benar-benar kembali, PSIS bukan hanya mendapat tambahan kualitas teknis, tetapi juga karakter pemimpin di ruang ganti.

Namun tantangan terbesar tentu ada pada aspek finansial dan ambisi karier pemain. Arhan dan Dewangga masih berada dalam radar klub-klub kasta tertinggi, bahkan peluang bermain di luar negeri tetap terbuka.

Karena itu, proyek yang ditawarkan Widodo dan manajemen PSIS harus benar-benar meyakinkan.

Tetapi satu hal mulai terlihat jelas: PSIS tidak ingin sekadar numpang lewat di Championship. Dengan memberi kewenangan penuh kepada Widodo, Mahesa Jenar tampaknya sedang membangun proyek serius untuk segera kembali ke panggung utama sepak bola Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Status JKN Aktif Diusulkan Wajib bagi Mahasiswa Baru
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Kemendag Panggil Shopee soal Aduan Barang Tak Sesuai dan Shopee PayLater
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dukung Komunitas Lari, bank bjb Buka Akses Slot Dieng Caldera Race 2026
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
BMKG Rilis Daftar 20 Daerah Terpanas di Indonesia, Tiga Wilayah Ini Catat Suhu 35,4 Derajat
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
DPRD Kota Bandung Dorong Penguatan Pengawasan & Penyusunan Etik Pegiat Medsos
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.