Gelar RUPST, Bank Raya (AGRO) Angkat Dua Komisaris Baru

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) resmi melakukan penyegaran dalam struktur tata kelola perusahaan lewat perombakan susunan pengurus. 

Gelar RUPST, Bank Raya (AGRO) Angkat Dua Komisaris Baru. Foto: Bank Raya.

IDXChannel - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) resmi melakukan penyegaran dalam struktur tata kelola perusahaan lewat perombakan susunan pengurus. 

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini memutuskan untuk mengangkat anggota Dewan Komisaris yang baru guna memperkuat nakhoda bisnis bank digital ke depan.

Baca Juga:
Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis

Dalam keputusan RUPST, pemegang saham menyetujui pengangkatan Farid Rahman sebagai Komisaris Independen baru dan Tatang Yuliono sebagai Komisaris perseroan.

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menyatakan bahwa pelaksanaan RUPST ini merupakan cerminan komitmen perseroan dalam menegakkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Baca Juga:
IDX Channel Capital Market Padel Competition: BCA Juara, Bank Raya Runner Up

“Penyelenggaraan RUPST 2026 merupakan salah satu upaya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, yang menempatkan organ perusahaan tertinggi yaitu Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyetujui serta mengesahkan keputusan yang akan dijalankan atau telah dijalankan oleh manajemen,” ujar Bagus dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2026). 

Rapat tersebut mencatatkan kuorum yang kuat dengan dihadiri oleh para pemegang saham yang mewakili 89,53 persen atau setara dengan 22,08 miliar saham dari seluruh jumlah saham yang telah dikeluarkan resmi oleh perseroan.

Baca Juga:
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital

Bagus juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemegang saham yang telah memberikan restu penuh terhadap seluruh usulan mata acara rapat demi mendorong pertumbuhan korporasi yang berkelanjutan.

“Bank Raya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh Pemegang Saham atas dukungan yang diberikan kepada Bank Raya. Perseroan berharap kinerja Bank Raya akan terus tumbuh positif dan berkelanjutan,” kata dia.

Dengan formasi manajemen yang baru dan restu penuh pemegang saham, AGRO optimistis dapat memperluas penetrasi inklusi keuangan digital serta mencetak performa yang lebih kompetitif di industri perbankan Tanah Air.

“Dengan dukungan dari Pemegang Saham yang ditunjukkan dengan disetujuinya seluruh usulan mata acara dalam RUPST 2026 ini, kami optimistis Bank Raya akan semakin kuat melangkah sebagai bank digital yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan. Ke depan, Perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis, memperluas inovasi layanan digital, serta meningkatkan kontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia,” kata Bagus.

Adapun pengangkatan Farid Rahman sebagai Komisaris Independen baru dan Tatang Yuliono sebagai Komisaris perseroan ini diharapkan mampu memperkokoh fungsi asistensi dan pengawasan strategis Bank Raya dalam menembus pasar keuangan digital nasional. 

Namun, efektivitas jabatan keduanya masih harus menunggu ketetapan resmi serta persetujuan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Susunan Resmi Pengurus Bank Raya Terbaru Hasil RUPST 2026:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo

Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adisardjono

Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti

Komisaris Independen: Farid Rahman*

Komisaris: Tatang Yuliono*

Direksi

Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia

Direktur Digital & Operasional: Lukman Hakim

Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi

Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan SDM: Danar Widyantoro

Direktur Bisnis: Kicky Andrie Davetra

*) Efektif setelah dinyatakan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan pastikan kawal ketat pembibitan hingga hilirisasi perkebunan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Salmokji dan Mortal Kombat II Tambah Melempem, Film Impor 2026 Belum Ada yang Tembus 1 Juta
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Generasi muda dianjurkan investasi di tengah fenomena pinjol/paylater
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Persib di Ambang Juara Super League 2026, Igor Tolic: Belum Saatnya Berpesta!
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Xi Jinping dan Ketakutan China Terhadap Taiwan yang Demokratis
• 15 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.