Cuaca Tak Menentu, Petani Sampang Tunda Masa Tanam Tembakau

beritajatim.com
13 jam lalu
Cover Berita

Sampang (beritajatim.com) – Kekhawatiran warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sampang mulai muncul akibat kondisi cuaca yang belum menentu antara musim kemarau dan penghujan.

Pasalnya, cuaca yang sebelumnya terpantau cerah dan berawan, dalam empat hari terakhir justru diguyur hujan deras hampir setiap hari.

Kondisi tersebut membuat para petani tembakau belum berani memulai masa tanam, meski sebagian lahan sawah sudah mulai dibajak.

Salah seorang petani asal Kecamatan Kedungdung, Salamo, mengaku masih waswas dengan kondisi musim saat ini.

.u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3:active, .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u7f76d75dc7cad6a4543bd0a60cb58fe3:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Puluhan Ibu-ibu Cikampek Ikuti Pelatihan Tata Boga di Bogasari

Menurutnya, perubahan cuaca yang tiba-tiba dari panas terik menjadi hujan membuat petani kesulitan menentukan waktu tanam yang tepat.

“Kalau langsung tanam takut tiba-tiba hujan m. Sementara tembakau pertumbuhannya tidak bagus kalau musim penghujan,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan prediksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, kondisi cuaca seperti sekarang diperkirakan masih akan terus terjadi karena memasuki masa peralihan musim.

Kepala BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman mengatakan, puncak musim kemarau diprediksi baru akan terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

“Kami akan terus memantau perkembangan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” terangnya.[sar/aje]

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Psikolog: Kompetisi Edukatif Penting untuk Stimulus Tumbuh Kembang Anak
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Saksi Sebut John Field Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai Sebagai Uang Koordinasi
• 11 jam laludetik.com
thumb
BPKH Pastikan Dana Haji Aman saat Rupiah Melemah
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
UI Half Marathon 2026 Hadirkan Jalur Lari Hijau Berstandar Internasional
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Danantara Ungkap Transaksi Ekspor Lewat DSI Baru Berlaku Januari 2027
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.