Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) menunjuk Sonny Firdaus Manopo sebagai direktur bisnis baru perseroan. Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar hari ini di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Wakil Direktur Utama OK! Bank Hendra Lie mengatakan, pengangkatan Sonny baru akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari regulator.
“Direktur bisnis Sonny Firdaus efektif setelah mendapatkan persetujuan dari OJK dan instansi berwenang lainnya,” ujar Hendra dalam paparan publik usai RUPS di Kantor Pusat OK Bank Jakarta.
Posisi direktur bisnis sebelumnya ditempati Vincentia M Djuniwati Wijaya sejak Juli 2023. Berdasarkan laporan tahunan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA), Sonny sebelumnya menjabat sebagai Chief of Business Officer di bank tersebut.
Hendra menambahkan, dari sisi bisnis OK! Bank menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 9,5% hingga akhir 2026. Target tersebut setara dengan tambahan penyaluran kredit sekitar Rp1 triliun dari posisi April 2026 yang tercatat sebesar Rp10,23 triliun.
Perseroan juga menargetkan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) nett tetap terjaga di bawah 1,5%. Hingga saat ini, rasio NPL nett bank berada di level 1,22%.
Hendra mengatakan, perseroan akan memperkuat manajemen risiko di tengah dinamika ekonomi global, termasuk kenaikan harga minyak.
“Kami tahun ini lebih prepare. Di tengah kenaikan harga minyak kami akan menguatkan manajemen risiko,” katanya.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Efdinal Alamsyah menyebut untuk mengelola risiko, perusahaan secara rutin melakukan stress test. "Hasilnya kami tidak ada kesulitan likuiditas," katanya.
Efdinal juga memastikan pihaknya menyiapkan contingency plan di tengah ketatnya likuiditas bisnis perbankan.





