Jelang Idul Adha 2026, Benarkah Orang yang Berkurban Dilarang Potong Rambut dan Kuku? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam kembali diingatkan mengenai anjuran untuk tidak memotong rambut dan kuku bagi yang hendak berkurban. Tradisi tersebut kerap menjadi perhatian masyarakat setiap memasuki bulan Dzulhijjah.

Mengutip dari Tribunnews, larangan memotong rambut dan kuku berlaku sejak masuk 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih. Anjuran itu berasal dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim.

“Jika kalian telah melihat hilal Zulhijah dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan rambut dan kukunya hingga hewan kurbannya disembelih,” hadist riwayat muslim.

Dalam ajaran Islam, anjuran tersebut menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan bagi orang yang berniat melaksanakan kurban. Tujuannya sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah kurban yang dilakukan saat Idul Adha.

Mengutip dari Kompas.com, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum memotong rambut dan kuku sebelum kurban. Perbedaan itu muncul dari penafsiran hadis tentang larangan tersebut.

Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Syamsul Bakri menjelaskan terdapat dua pandangan utama mengenai larangan tersebut. Sebagian ulama menilai larangan berlaku bagi orang yang hendak berkurban, sementara sebagian lain menyebut larangan ditujukan pada hewan kurban.

“Jadi berbeda pendapat, kalau makruh itu berarti larangan, tapi tidak sampai pada haram,” kata Syamsul Bakri dikutip melalui Kompas.com, (20/6/2023).

Menurut Imam Abu Hanifah, memotong rambut dan kuku sebelum kurban hukumnya mubah atau diperbolehkan. Pendapat itu berbeda dengan Imam Syafi’i dan Imam Malik yang menganggap hukumnya makruh.

Sementara Imam Ahmad berpendapat orang yang hendak berkurban sebaiknya menghindari memotong rambut dan kuku sebelum penyembelihan selesai dilakukan. Pendapat tersebut menjadi salah satu pandangan yang cukup banyak diikuti umat Islam.

Mengutip dari Tribunnews, terdapat sejumlah hikmah di balik anjuran menahan rambut dan kuku sebelum kurban. Salah satunya agar orang yang berkurban menyerupai jamaah haji dalam beberapa amalan tertentu.

Selain itu, anjuran tersebut juga menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Sebagian ulama menyebut seluruh anggota tubuh diharapkan tetap utuh hingga hewan kurban selesai disembelih.

 

Larangan memotong rambut dan kuku hanya berlaku bagi orang yang berkurban atau pemilik hewan kurban. Anggota keluarga lain yang tidak ikut berkurban tetap diperbolehkan memotong rambut maupun kuku seperti biasa.

Lebih lanjut, jika seseorang lupa atau terpaksa memotong rambut dan kuku karena alasan tertentu, maka hal itu tidak membatalkan ibadah kurban. Namun pahala sunnah dari mengikuti anjuran tersebut bisa berkurang.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Jumlah Investor Domestik Tembus 26,7 Juta, Mayoritas Anak Muda
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Genjot Ekonomi Daerah, Wamendagri Bima Minta Pemda Digitalisasi UMKM
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu 20 Mei 2026: Libra Dimabuk Cinta, Capricorn Panen Hasil Kerja Keras
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bamsoet Dukung Kerangka Ekonomi Makro & Pokok-pokok Kebijakan Fiskal 2027
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.