Dokter Anjurkan Jemaah Bawa 'Apotek Mini' saat Puncak Haji, Ini Isinya

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKKAH — Dokter haji mengimbau para jemaah haji untuk menyiapkan dan membawa 'apotek mini' di dalam tas pribadi, terutama saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Obat-obatan dan peralatan pribadi bisa memudahkan dan memberikan rasa aman saat beribadah.

Dokter haji Indonesia, Muhammad Fathi Banna Al Faruqi, mengimbau jemaah haji untuk mempersiapkan diri menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Lalu, jemaah haji juga harus tetap sehat dan mandiri saat menjalani puncak haji, dengan suasana yang padat dan penuh aktivitas fisik.

Salah satu sarannya, jemaah haji dapat menyiapkan apotek mini pribadi, yakni berisi obat-obatan dan barang-barang penting di dalam tas kecil, yang selalu dibawa selama perjalanan ibadah. Saat Armuzna, jemaah tidak akan membawa koper, sehingga mereka hanya boleh membawa tas ransel berisi perlengkapan penting.

"Di Armuzna, kepadatan jemaah sangat tinggi dan jarak menuju pos kesehatan bisa terasa jauh. Karena itu jemaah sebaiknya memiliki P3K mandiri [obat-obatan pribadi] agar keluhan ringan bisa segera ditangani sebelum menjadi berat," ujarnya kepada tim Media Center Haji (MCH), dikutip pada Rabu (20/5/2026).

Perlengkapan kesehatan pribadi menjadi sangat krusial untuk mengantisipasi kondisi darurat ringan selama perjalanan. Salah satu barang yang wajib dibawa adalah oralit, karena dapat menjadi penyelamat dari risiko dehidrasi di tengah cuaca panas, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia).

"Oralit ini bisa menjadi penyelamat saat tubuh mulai lemas, pusing, atau kehilangan cairan akibat panas," ujarnya.

Baca Juga

  • Amirulhaj Sebut Pelaksanaan Haji 2026 Lancar, Kini Fokus ke Fase Puncak Haji (Armuzna)
  • Apa Itu Murur dan Tanazul dalam Haji 2026? Ini Dalil dan Aturannya
  • Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah sejak 15 Mei 2026, PPIH Kerahkan Tim Pencarian

Selain oralit, jemaah juga dianjurkan membawa pelembab berbahan petroleum jelly tanpa parfum untuk mencegah lecet pada paha dan tumit akibat berjalan jauh menuju lokasi lontar jumrah.

"Lecet kecil bisa menjadi masalah besar saat Armuzna karena jemaah harus banyak berjalan kaki," katanya.

Untuk mengatasi keluhan umum seperti sakit kepala, pegal, atau demam ringan, jemaah juga disarankan membawa obat pereda nyeri seperti parasetamol yang dinilai relatif aman bagi kebanyakan orang.

Fathi juga mengingatkan pentingnya membawa obat rutin pribadi dengan stok minimal lima hingga enam hari. Obat tersebut harus disimpan di tas Armuzna, bukan di koper besar yang ditinggal di hotel.

"Jangan sampai obat rutin tertinggal. Ini sangat penting terutama bagi jemaah yang memiliki penyakit bawaan," tegasnya.

Selain itu, perlengkapan sederhana seperti plester luka, obat maag, obat diare, hingga minyak kayu putih atau aromaterapi juga dianjurkan tersedia di dalam tas kecil jemaah.
Menurutnya, perubahan pola makan, kelelahan, serta kondisi cuaca dan kerumunan massa bisa memicu berbagai gangguan kesehatan ringan selama puncak haji.

Tidak kalah penting, Fathi meminta jemaah mengemas seluruh obat dalam plastik klip bening agar aman dari air dan mudah ditemukan saat kondisi darurat.

Dia juga menyarankan setiap jemaah membawa botol semprot air untuk membantu menurunkan suhu tubuh ketika terpapar panas matahari di Armuzna.

"P3K mandiri ini menjadi salah satu bekal penting agar jemaah tetap sehat, kuat, dan mandiri selama menjalani puncak ibadah haji," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Perpanjang Penundaan Sanksi Minyak Rusia, Uni Eropa Protes
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Siapa Pemain Terbaik Super League 2025/2026? Beckham Putra Satu-satunya Pemain Lokal yang “Melawan” Empat Asing
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Guntur soal Prabowo Ucap Terima Kasih: PDI-P Memang Berkorban dengan Tetap Konsisten di Luar Koalisi
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Hyrox Resmi Masuk FIT HUB, Gym Favorit Anak Muda Kini Punya Konsep Premium yang Bikin Betah
• 22 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.