Pidato Prabowo di DPR Dinilai Tegaskan Arah Kembali pada Konstitusi

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026) menjadi sorotan karena dinilai mencatat tonggak baru dalam praktik ketatanegaraan Indonesia. Untuk pertama kalinya, kepala negara secara langsung menyampaikan pengantar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027, yang biasanya disampaikan Menteri Keuangan.

Langkah tersebut dianggap sebagai perubahan pendekatan dalam penyusunan kebijakan fiskal, di mana presiden hadir langsung dalam pembahasan arah anggaran negara di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global.

Great Institute menilai kehadiran Presiden Prabowo mencerminkan sinyal kuat bahwa APBN 2027 diposisikan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat fondasi fiskal sekaligus menata ulang arah sistem ekonomi nasional.

Baca Juga :
Prabowo Perintahkan Menteri Tertibkan Birokrat Nakal!

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menetapkan asumsi makro antara lain pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen, pendapatan negara 11,82–12,40 persen terhadap PDB, belanja negara 13,62–14,80 persen terhadap PDB, serta defisit APBN pada kisaran 1,80–2,40 persen terhadap PDB.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
14.237 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Hari Kebangkitan Nasional di Jakarta
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Dokter Anjurkan Jemaah Bawa 'Apotek Mini' saat Puncak Haji, Ini Isinya
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenpar siapkan program strategis hadapi tantangan sektor pariwisata
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden Targetkan Rupiah Stabil di Kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 pada 2027
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Tak Tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi Usul 70 Persen Pajak Tambang Dibagikan ke Warga Terdampak
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.