Pantau - Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan sebanyak 100.268 jamaah calon haji Indonesia telah menyelesaikan kewajiban dam melalui berbagai skema hingga hari ke-30 operasional haji.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan dari jumlah tersebut sebanyak 71.262 jamaah membayar dam melalui program ADAHI di Arab Saudi.
Sebanyak 26.901 jamaah calon haji menyelesaikan dam di Indonesia.
Sementara itu, sebanyak 2.105 jamaah calon haji melaksanakan dam dengan cara berpuasa.
Selain itu, terdapat 821 jamaah calon haji yang memilih skema haji ifrad sehingga tidak dikenakan kewajiban dam tamattu’.
Ichsan mengatakan pemerintah menghormati keberagaman pandangan fikih terkait pelaksanaan dam.
“Pemerintah memberikan ruang bagi jamaah untuk menjalankan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing,” ungkapnya.
Ia menegaskan jamaah diperbolehkan memilih pelaksanaan dam di Tanah Air, melalui jalur resmi di Arab Saudi, maupun dengan berpuasa sesuai ketentuan.
Menurut Ichsan, pelaksanaan dam harus tetap berjalan tertib, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pengelolaan dam yang semakin tertata menunjukkan meningkatnya kesadaran jamaah terhadap mekanisme ibadah yang jelas dan aman,” katanya.
Kemenhaj Imbau Jamaah Gunakan Jalur ResmiPendataan dam jamaah calon haji Indonesia tahun ini disebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Kemenhaj untuk terus memperkuat tata kelola layanan haji.
Kemenhaj juga mengimbau jamaah berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan pembayaran dam di luar jalur resmi.
Jamaah diminta tidak mudah percaya pada tawaran pembayaran dam yang tidak memiliki mekanisme jelas maupun bukti pembayaran resmi.
Jika ragu, jamaah diminta berkonsultasi dengan petugas kloter, pembimbing ibadah, atau petugas haji Indonesia di masing-masing sektor.
“Dam merupakan bagian penting dari ketentuan ibadah haji yang harus dipahami dengan baik,” ujar Ichsan.
Ia meminta jamaah tidak terburu-buru mengambil keputusan dan memastikan pelaksanaan dam sesuai pemahaman fikih yang diyakini.
Operasional Haji Indonesia Disebut Berjalan LancarHingga hari ke-30 operasional haji, sebanyak 498 kloter dengan 192.185 jamaah calon haji dan 1.984 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Untuk kedatangan jamaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport di Jeddah, tercatat 224 kloter dengan 85.618 jamaah dan 893 petugas telah tiba.
Sebanyak 487 kloter dengan 188.259 jamaah calon haji dan 1.984 petugas telah berada di Makkah.
Sementara itu, jamaah calon haji khusus yang telah tiba di Tanah Suci tercatat sebanyak 14.513 orang.
Kemenhaj menyatakan secara umum layanan haji Indonesia berjalan lancar.
Pemerintah terus memastikan layanan kedatangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, pembinaan ibadah, hingga perlindungan jamaah berjalan optimal.
Menjelang puncak haji, jamaah diimbau menjaga kesehatan, menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, dan mempersiapkan diri menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Kemenhaj juga meminta jamaah tidak ragu meminta bantuan kepada petugas haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.




