Anies Baswedan: Satu Ujian Saja Berat

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan calon presiden, Anies Baswedan, memberikan kritik terhadap kondisi perekonomian dan tata kelola transparansi pemerintah saat ini.

Anies menilai Indonesia saat ini sedang menghadapi akumulasi krisis ekonomi serta ketidakpastian global yang berat.

"Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini. Dan terus terang, kondisinya tidak baik-baik saja," ujar Anies dalam video reelsnya yang diunggah di akun Instagram-nya.

Menurut Anies, indikator keterpurukan ekonomi saat ini sudah berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat luas. Ia menyoroti beberapa persoalan domestik yang terjadi secara bersamaan, di antaranya, mata uang Rupiah yang melemah secara signifikan, lonjakan harga kebutuhan pokok yang memicu kenaikan biaya hidup, menyempitnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan melemahnya daya beli rumah tangga yang memaksa warga menguras tabungan mereka.

Anies juga mengingatkan bahwa Indonesia dihadapkan pada tantangan global jangka panjang yang tidak kalah berat. Krisis tersebut meliputi memanasnya geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, serta ancaman krisis iklim dari fenomena El Nino.

"Satu ujian saja berat, saat ini beberapa datang bersamaan, maka beratnya berlipat," tuturnya.

Di tengah situasi yang penuh tekanan ini, Anies menegaskan bahwa hal paling krusial yang dibutuhkan oleh pasar dan publik adalah kepastian yang lahir dari transparansi serta kejujuran pemerintah, bukan ketenangan semu.

"Bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula, tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran. Dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan ke mana negeri ini dibawa. Sayangnya, itu yang justru tidak kita dapatkan," tambahnya.

Ia menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai cenderung memilih-milih data dengan hanya menampilkan capaian baik dan menyembunyikan indikator yang buruk. Menurutnya, masalah bangsa tidak akan pernah selesai jika terus-menerus ditutupi.

"Berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya. Masalah harus dihadapi dengan mata terbuka, bukan dengan ilusi yang dibuat-buat," pungkas Anies.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alumnusnya Diculik Israel, UII Minta Tindakan Lekas Pemerintah
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Arsenal Juara Liga Inggris 2026, Perayaan PM Inggris Malah Jadi Sasaran Sindiran Publik
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Dua Tahun Tanpa Gelar Liga, Erling Haaland Minta Man City Jaga Api Amarah untuk Musim Depan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Food Estate Wanam Disebut Bisa Perkuat Swasembada Beras Nasional
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Mengenal Sistem Sewa Rumah Seumur Hidup di Jerman Ala Bunda Corla, Tak Bisa Diusir dan Dijamin Negara
• 18 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.