Catat! Ini Tempat Menyimpan Dana Darurat Agar Aman saat Kondisi Mendesak

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan pribadi. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami di mana tempat terbaik untuk menyimpan dana darurat agar tetap aman sekaligus mudah digunakan saat dibutuhkan. 

Tidak sedikit pula yang justru menaruh dana darurat di instrumen berisiko tinggi demi mengejar keuntungan besar.

Baca Juga :
Fenomena Pinjol dan Paylater Meluas, Generasi Muda Didorong Investasi
Purbaya Alokasikan Rp 200 Juta untuk Dana Riset Produksi Ikan di Danau Toba, Ini Tujuannya

Padahal, fungsi utama dana darurat bukan untuk investasi agresif atau mencari cuan maksimal. Dana ini disiapkan sebagai “penolong pertama” ketika terjadi kondisi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, kendaraan rusak, hingga kebutuhan mendesak lainnya. 

Secara umum, dana darurat idealnya disimpan di tempat yang memiliki tiga kriteria utama, yaitu aman, likuid, dan mudah diakses kapan saja. Berikut beberapa pilihan tempat menyimpan dana darurat yang bisa dipertimbangkan.

1. Tabungan Bank

Tabungan bank masih menjadi pilihan paling umum untuk menyimpan dana darurat. Selain aman, uang juga bisa diambil kapan saja melalui ATM, mobile banking, maupun teller bank. Bagi Anda yang baru mulai membangun dana darurat, rekening tabungan bisa menjadi pilihan paling praktis. Apalagi saat ini banyak bank digital menawarkan bunga tabungan yang lebih tinggi dibanding rekening konvensional.

Namun, sebaiknya pilih rekening yang tidak terlalu sering digunakan untuk kebutuhan harian. Tujuannya agar dana darurat tidak mudah terpakai untuk pengeluaran konsumtif.

2. Deposito Jangka Pendek

Deposito bisa menjadi pilihan untuk menyimpan sebagian dana darurat, terutama jika nominalnya sudah cukup besar. Produk ini menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa dan relatif aman.

Meski begitu, Anda perlu memperhatikan tenor deposito. Pilih tenor pendek agar dana tetap mudah dicairkan saat dibutuhkan. Sebab, pencairan deposito sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti. Karena likuiditasnya lebih rendah dibanding tabungan, deposito lebih cocok digunakan untuk lapisan kedua dana darurat.

3. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang cukup populer sebagai tempat menyimpan dana darurat karena menawarkan potensi imbal hasil lebih baik dibanding tabungan biasa, tetapi risikonya tetap relatif rendah.

Baca Juga :
Purbaya Bereskan Aduan Produsen Ikan Danau Toba soal Kendala Investasi, Simak Solusinya
Pacu Keunggulan Operasional, Andalan Targetkan Pertumbuhan Agresif dan Berkelanjutan hingga 2028
Investasi Emas Vs Mata Uang Asing, Mana yang Lebih Untung saat Krisis?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Alasan Calvin Dores Jual Mata; Tantri Debut Solo "Ibu Pekerja"
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.655 per Dolar AS Dipicu Harga Minyak Tinggi
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini
• 39 menit lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Temanggung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Dikonsumsi
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Jual Beli Kartu Transportasi Gratis, Pramono Ancam Ordal yang Bermain
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.