Mensos: Hasil Lelang 6,2 Kilogram Emas untuk Keluarga yang Butuh Bantuan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan hasil lelang emas seberat 6,2 kilogram dari hadiah akan digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan.

"Nanti hasilnya sepenuhnya membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni atau bantuan-bantuan usaha agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi," kata Mensos Saifullah Yusuf pada konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial RI, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Kemensos Lelang 6,2 Kilogram Emas dan Mutiara dari Hadiah Undian

Barang yang dilelang itu terdiri dari logam mulia sebanyak 738 keping dengan total berat 3.230 gram, perhiasan emas sebanyak 832 keping dengan total berat 2.967 gram dan perhiasan mutiara sebanyak 756 pasang.

Barang yang dilelang merupakan barang hasil Undian Gratis Berhadiah (UGB) sejak tahun 2008.

Barang-barang ini merupakan hadiah tidak tertebak (HTT) dan hadiah tidak diambil pemenangnya (HTDP) yang diserahkan ke Kemensos.

"HTT itu hadiah tidak tertebak. Jadi hadiahnya sudah ada, tetapi tidak ada yang mengambil. Ada juga HTDP, hadiah tidak diambil pemenangnya. Kalau HTDP itu pemenangnya sudah ada, tetapi tidak diambil," kata Saifullah.

Baca juga: Kemensos Bakal Bangun 20 Rumah buat Warga Miskin di Makassar dari Hasil Lelang Rolls Royce

Total nilai limit lelang ditetapkan sebesar Rp 10.176.929.000.

Lelang dimulai siang nanti

Pelaksanaan aanwijzing akan dilakukan pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Sementara proses lelang berlangsung sejak 13 Mei 2026 hingga 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB sesuai waktu server.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saifullah menegaskan bahwa lelang terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan mendapat banyak peminat sehingga hasil lelang dapat semakin optimal membantu masyarakat.

"Ini terbuka, siapa pun yang ingin ikut silakan. Semakin banyak peminat tentu semakin bagus, lebih-lebih kalau nilainya juga meningkat terus. Niatnya juga membantu mereka yang membutuhkan," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Larangan Bagi Orang yang Berkurban
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kemenpar siapkan program strategis hadapi tantangan sektor pariwisata
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pimpinan DPD Puji Pidato Prabowo di DPR, Pertegas Arah Pembangunan Nasional
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Cuaca Jatim Hari Ini, Didominasi Cerah-Berawan
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Purbaya Tindak 684 Juta Batang Rokok Ilegal sampai April 2026
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.