Liputan6.com, Jakarta - Polisi belum menemukan bukti valid terkait dugaan prostitusi anak yang menyeret warga negara asing di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Sejauh ini masih belum ditemukan informasi yang valid terkait lokasi kejadian, waktu, maupun identitas korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (20/5/2026) malam.
Advertisement
Budi mengatakan penyelidikan dilakukan Direktorat Siber usai muncul unggahan di media sosial terkait dugaan prostitusi anak. Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya juga ikut mendalami kasus tersebut.
“Direktorat PPA PPO sudah berkoordinasi dengan KPAI, Imigrasi, termasuk kemarin ada kunjungan dari Wakil Menteri PPA,” ujarnya.
Budi menegaskan kasus perempuan dan anak menjadi prioritas Polda Metro Jaya. Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi valid segera melapor melalui layanan 110.
“Ini menjadi prioritas utama Polda Metro Jaya untuk didalami. Jika masyarakat memiliki informasi valid yang bisa menjadi dasar penyelidikan, segera hubungi layanan 110 Kepolisian,” tandasnya.




