Wamen Christina: Kementerian P2MI Dukung Visi Ekonomi Presiden Prabowo

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menghadiri Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Wamen Christina menyebut, Presiden Prabowo dalam pidatonya menegaskan APBN harus menjadi instrumen negara untuk melindungi rakyat, memperkuat fondasi ekonomi nasional, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata.

BACA JUGA: Wamen Christina Bahas Penguatan Jaminan Sosial Pekerja Migran Lewat Sinergi BPJS Ketenagakerjaan

Christina juga menyambut baik arah kebijakan ekonomi dan fiskal APBN 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo, utamanya penekanan pembangunan yang berpihak kepada rakyat dan penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, termasuk memanfaatkan bonus demografi.

Menurutnya, penekanan itu menjadi pesan penting bagi Kementerian P2MI untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat global.

BACA JUGA: Sinergi Tiga Kementerian, Wamen Christina: Migran Aman Siap Masuk 80.298 Posbanhum Desa dan Kelurahan

"Arah kebijakan itu sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia lewat peningkatan kompetensi, perluasan akses kerja yang aman dan legal, hingga penguatan ekosistem ekonomi nasional yang mampu menciptakan lebih banyak peluang kerja berkualitas," ujar politikus Partai Golkar ini.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menyampaikan target pertumbuhan ekonomi 2027 di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen dengan defisit fiskal dijaga pada rentang 1,8 sampai 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

BACA JUGA: Wamen Christina Dorong Pemkot Banda Aceh Siapkan Tenaga Kerja Berbasis kebutuhan Pasar Global

"Presiden juga menegaskan pentingnya disiplin fiskal, penguatan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, serta optimalisasi penerimaan negara demi memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia. Salah satunya mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam strategis lewat BUMN yang ditunjuk," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Wamen Christina mengapresiasi penyampaian langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 oleh Presiden di hadapan DPR RI yang menjadi momentum bersejarah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, karena untuk pertama kalinya agenda tersebut disampaikan langsung kepala negara.

"Oleh karenanya, Kementerian P2MI siap mendukung visi besar Presiden dalam membangun ekonomi nasional yang kuat, inklusif, dan berpihak kepada rakyat, menciptakan sumber daya manusia unggul dan meningkatkan daya saing pekerja migran Indonesia di pasar global," pungkas Christina.(fri/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Kita Jangan Jadi Pemerintah yang Santai dan Leha-Leha
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Bareskrim ajukan "red notice" terhadap penyuplai sabu "The Doctor"
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
PT Danantara Sumber Daya Dibentuk, Airlangga Yakin Reformasi Ekspor SDA Perkuat Rupiah
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Syuting 402 Rumah Sakit Angker Korea Bikin Saputra Kori Ketakutan: Set-nya Mengerikan!
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Drakor Moving 2 Mulai Syuting, Intip Bocoran Siapa Saja Pemainnya
• 16 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.