jpnn.com - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta anak muda tidak seluruhnya bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Presiden Prabowo mengatakan, anak muda juga harus berani menjadi pengusaha dan bersaing di dunia usaha.
BACA JUGA: Guru Honorer Aman, Pemda Sudah Usul Ratusan Formasi PPPK 2026
Diketahui, berdasar Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023, ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Kita (pemerintah) ingin anak-anak muda jangan semua minta jadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah, tetapi harus berani untuk bersaing dengan dunia usaha," kata Prabowo saat berpidato menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 saat Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5).
BACA JUGA: Pakar Mengulas PPPK dan P3K PW, Singgung Cara SBY Tuntaskan Honorer
Prabowo mengatakan pemerintah ingin membuka pendidikan kewirausahaan atau enterpreneurship untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru.
Dikatakan, Indonesia membutuhkan sektor swasta yang dinamis serta pelaku usaha yang memiliki inovasi, inisiatif, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan manajerial yang baik.
BACA JUGA: Kapan Gaji ke-13 PNS dan PPPK Cair? Pak Hariyadi Menjawab
Presiden mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan dukungan berupa kredit perusahaan rintisan (startup) bagi anak-anak muda setelah menyelesaikan pendidikan kewirausahaan.
Prabowo menyebut dukungan tersebut diperlukan agar generasi muda memiliki kesempatan tumbuh menjadi pengusaha yang kuat dan melahirkan pengusaha baru.
"Kita (pemerintah) harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru. Demokrasi ekonomi artinya janganlah yang itu-itu saja," kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menegaskan bahwa upaya memperbaiki tata kelola ekonomi nasional tidak berarti Indonesia tidak memerlukan sektor swasta.
Prabowo mengatakan perekonomian Indonesia perlu dibangun melalui konsep Indonesia Incorporated atau ekonomi berlandaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong.
Dirinya menilai pihak yang kuat harus membantu pihak yang lemah, sementara kelompok yang lemah dapat berhimpun melalui usaha bersama seperti koperasi.
Prabowo menyebut sistem ekonomi yang cocok diterapkan di Indonesia adalah ekonomi jalan tengah yang mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme.
"Justru kita maksudkan bahwa ekonomi yang cocok untuk Indonesia adalah ekonomi jalan tengah. Ekonomi yang berani mengambil yang terbaik dari sosialisme dan yang terbaik dari kapitalisme.”
“Kita butuh peran negara, kita butuh perlindungan negara, kita butuh pengawasan dan kita butuh keberpihakan dari negara untuk menjamin keadilan dan pemerataan," ujarnya. (antara/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu




