IHSG Berpotensi Bergerak Mixed, Rebound Masih Dibayangi Tekanan MSCI

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

IHSG hari ini menarik secara teknikal, tetapi tidak menarik secara sentimen.

IHSG Berpotensi Bergerak Mixed, Rebound Masih Dibayangi Tekanan MSCI (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak mixed pada perdagangan Kamis (21/5/2026) di tengah peluang technical rebound yang masih dibayangi sentimen negatif rebalancing indeks MSCI.

Technical Analyst WH Project, William Hartanto, memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang 6.250 hingga 6.400.

“Menarik secara teknikal, tetapi tidak menarik secara sentimen,” tulis William dalam risetnya pada Rabu (20/5/2026) malam.

Menurut William, IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.200 yang sejalan dengan tren penguatan jangka panjang sejak 2008. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang terjadinya rebound secara teknikal.

“Penutupan IHSG pada perdagangan kemarin menjadi sesuatu yang sangat disukai pelaku pasar karena posisinya tepat pada trendline penguatan IHSG sejak 2008,” tutur dia.

Secara teknikal, posisi tersebut dapat diartikan sebagai area bottom atau titik dasar pergerakan IHSG. Namun, dia mengingatkan peluang rebound masih terbatas lantaran sentimen pasar belum sepenuhnya mendukung.

Lebih lanjut, tekanan pasar masih berpotensi berlanjut hingga akhir Mei seiring proses rebalancing indeks MSCI yang diperkirakan memicu aksi jual lebih besar dibandingkan potensi pembelian.

William menyebut hampir seluruh saham Indonesia terdampak pengeluaran dari indeks MSCI, kecuali AMRT yang hanya mengalami penurunan klasifikasi dari indeks global menjadi small caps.

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan tekanan jual asing di pasar saham domestik. Meski demikian, posisi IHSG yang berada di area support teknikal utama masih membuka peluang technical rebound dalam jangka pendek.

Pelaku pasar saat ini juga masih mencermati dinamika global, pergerakan nilai tukar rupiah, hingga arus modal asing yang terus membayangi volatilitas pasar domestik.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:

  • BDMN, buy, estimasi target 5.000-5.120. Support 4.540 dan resistance 5.000.
  • ADRO, buy, estimasi target 2.300-2.500. Support 2.200 dan resistance 2.300.
  • MEDC, speculative buy on weakness, estimasi target 1.660-1.700. Support 1.500 dan resistance 1.600.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Joget TikTok Bareng Ricis, Ibunda Bantah Disebut Terbawa Pengaruh Buruk sang Putri
• 2 jam lalugrid.id
thumb
PT DSI Resmi Dibentuk, Rosan: Tutup Celah Potensi Uang Gelap
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Ogah Terpengaruh Pergaulan, Ahmad Dhani Akui Sering Tolak Ajakan Nongkrong Desta Cs: Kelakuannya Jelek!
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Warga Cerita Kebakaran di Jatinegara Jaktim Berawal dari Tempat Percetakan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Heboh Jual Beli Kartu Transportasi Gratis, Pramono Ancam Ordal yang Bermain
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.