Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan dirinya akan membuat surat edaran. Adapun surat edaran itu, yakni setiap kenaikan kelas harus diisi dengan pagelaran teater.
Hal ini diungkapkan Kang Dedi Mulyadi atau KDM usai berjalanannya drama kolosal bertajuk "Peuting Munggaran" yang menjadi puncak acara Milangkala Tatar Sunda.
Drama kolosal berdurasi 2,5 jam itu ditampilkan untuk menyambut hadirnya Hari Tatar Sunda 18 Mei 2026 tepat pukul 00.00 WIB di Gedung Sate.
Menurut KDM, drama kolosal yang disutradarai oleh Sujiwo Tejo ini membangkitkan kembali nilai kehidupan yang lekat dengan Kerajaan Pajajaran.
Selain itu, sambung dia, ada nilai-nilai moral Kerajaan Pajajaran yang bisa menjadi pijakan bagi kehidupan hari ini dan masa mendatang.
Seperti contoh, menjaga alam agar tidak terjadi bencana, memimpin dengan hati serta silih asah (saling mendidik), silih asih (saling mengasihi) dan silih asuh (saling menjaga).
KDM lantas mengapresiasi para pemain teater atas pertunjukkan itu. Tak hanya para pemain teater saja, Dedi Mulyadi turut mengapresiasi para penonton.
"Tidak semua orang bisa duduk sampai dua setengah jam, sampai tuntas, menguras emosi, menguras air mata. Saya ucapkan terima kasih bahwa hari ini cerita tentang Pajajaran berhasil diproduksi dan diorkestrasi seluruh kegiatannya oleh Sujiwo Tejo," katanya dikutip Kamis (21/5/2026).
Dedi Mulyadi menyebut keberhasilan drama kolosal ini akan dilanjutkan pada Milangkala Tatar Sunda tahun depan.
Bahkan, dia sudah memiliki rencana tema dan judul dari drama tahun depan, yakni Bubat.
KDM lantas berharap ke depannya akan semakin banyak tontonan teater yang menjadi tuntunan bagi anak-anak muda.
Sebagai langkah konkret, KDM akan berupaya memasukan teater kembali dalam kurikulum sekolah di Jawa Barat.
"Saya akan menghidupkan kembali teater di setiap sekolah-sekolah agar anak-anak berlatih peran. Dan nanti saya kasih program teater masuk sekolah. Ini penting. Dan nanti saya membuat surat edaran, setiap kenaikan kelas, harus diisi dengan pagelaran teater," pungkasnya. (nsi)




