Peserta Seleksi Manajer Kopdes di Bekasi Hadapi 567 Soal dalam 3 Jam

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Ribuan peserta mengikuti seleksi program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).

Salah satu tahapan yang menjadi sorotan peserta adalah tes kesehatan jiwa yang harus diselesaikan dalam waktu cukup singkat dengan jumlah soal yang sangat banyak.

Afiful Haidar (25), salah satu peserta asal Kecamatan Tapos, Depok, mengaku harus menghadapi 567 soal dalam waktu sekitar tiga jam pada tahapan tersebut.

Baca juga: Sarjana Pendidikan Pilih Daftar Manajer Koperasi: Gaji Guru Masih Kurang, Tanggungan Saya Luar Biasa

“Tes kesehatan jiwa itu yang paling menguras tenaga. Soalnya ada 567 dan waktunya sekitar tiga jam,” ujar Haidar saat ditemui Kompas.com di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu.

Ia mengatakan, tes tersebut menjadi salah satu bagian paling melelahkan dari rangkaian seleksi yang harus diikuti peserta.

Sebelumnya, peserta juga telah melewati tahapan administrasi, Computer Assisted Test (CAT), hingga tes mental ideologi.

Meski berat, Haidar tetap menjalani seluruh rangkaian seleksi karena berharap dapat lolos dan memperoleh pekerjaan yang lebih stabil.

Menurut dia, kesempatan tersebut juga diharapkan bisa menjadi jalan untuk membantu perekonomian keluarganya.

Baca juga: Komisi V Dukung Mendes Stop Ekspansi Minimarket demi Koperasi Desa: Tantangannya Tak Akan Ringan

“Saya berharap program ini bisa mengembangkan potensi dan penghasilan. Dan saya bisa jadi sarjana penggerak yang punya dampak nyata di desa ataupun kelurahan,” kata dia.

Haidar merupakan lulusan Sarjana Pendidikan Matematika. Namun, setelah lulus kuliah, ia belum pernah bekerja sebagai guru secara formal.

Ia mengaku memilih mengikuti seleksi tersebut karena menilai peluang kerja di luar profesi keguruan lebih menjanjikan secara ekonomi.

“Menurut saya, gaji guru di Indonesia saat ini masih kurang. Sementara tanggungan saya sebagai anak pertama itu luar biasa,” ujar Haidar.

Dalam mengikuti seleksi ini, Haidar bahkan harus berangkat sejak pukul 05.00 WIB dari Depok menuju Bekasi.

Baca juga: Menkop Sebut Prabowo Berpihak ke Koperasi Lewat Kopdes Merah Putih

“Saya berangkat jam lima pagi dari rumah. Tadi cuma minum air aja, sama enggak bisa tidur pas malamnya,” ucapnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Seleksi SPPI ini menggunakan sistem perangkingan nasional. Dari sekitar 101.000 peserta di seluruh Indonesia, hanya sekitar 32.000 orang yang akan diterima untuk mengisi formasi Koperasi Desa Merah Putih.

(Reporter: Nurpini Aulia Rapika)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Ketum DPP KNPI Ajak Pemuda Jadi Perekat Persatuan
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Polisi: CCTV Pemprov DKI Percepat Penangkapan 16 Pelaku Begal
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Konflik Keluarga Belum Reda, Gideon Tengker Minta ke Nagita Slavina: Tolong Telepon Bapaknya!
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Koordinasi ke MK soal Lembaga Penghitung Kerugian Negara
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Daging Kambing Bikin Darah Tinggi? Ini Faktanya
• 6 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.