[FULL] Praktisi dan Pakar HI soal Iran Siapkan Strategi hingga Alat Tempur Baru Hadapi AS

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Pemerintah AS memastikan konflik dengan Iran tidak akan menjadi perang tanpa akhir. Namun, Washington meminta Iran tunduk pada kesepakatan damai atau kembali menghadapi operasi militer dari AS.

Di tengah ancaman tersebut, Iran tampaknya siap menghadapi tekanan dari AS. Teheran menggelar parade militer yang dipadati warga.

Tiga unit drone jenis Shahed-136, drone penyerang tak berawak buatan Iran, dibawa melintasi kerumunan sebagai simbol kesiapan tempur dan ketahanan nasional.

Kehadiran fisik drone militer itu juga diklaim sebagai pesan keras kepada pihak asing bahwa setiap upaya pelanggaran kedaulatan akan mendapat perlawanan total dari Iran.

Selain itu, kantor berita Iran, Fars News, merilis rekaman saat Iran menggelar pelatihan militer kepada warga sipil dan relawan yang tergabung dalam gerakan kemasyarakatan.

Pelatihan tersebut berfokus pada penguasaan taktis senjata pertahanan udara portabel buatan dalam negeri. Pelatihan massal yang digelar di area publik itu bertujuan membekali masyarakat sipil untuk menghadapi skenario infiltrasi udara.

Iran bersama Oman sedang merancang mekanisme baru yang mengatur transit melalui Selat Hormuz.

Di lain pihak, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) terus menjalankan blokade maritim terhadap Iran.

CENTCOM mengklaim sebanyak 89 kapal komersial yang terkait dengan Iran telah dicegat dan dialihkan.

Iran seolah dipaksa Amerika Serikat untuk menyetujui kesepakatan damai demi menghentikan perang. Namun, Iran juga terus menyiapkan militernya jika Amerika Serikat kembali memulai serangan.

Apakah perang belum akan berakhir, terlebih solusi terkait pembukaan Selat Hormuz juga belum menemukan titik terang?

Kita bahas bersama praktisi pertahanan Lembaga Kajian Pertahanan untuk Kedaulatan NKRI (KERIS), Adrianus Prima dan pakar hubungan internasional Binus University, Tia Mariatul Kibtiah.

#iran #as #selathormuz #perang #timurtengah

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • iran
  • as
  • amerika serikat
  • trump
  • negosiasi iran as
  • timur tengah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Desta, Eks Natasha Rizky yang Tanggapi Komentar Ahmad Dhani Saat Sindir Indonesian Idol, Sang Presenter: Tolong Stop!
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Satpam dalam Penembakan di Masjid San Diego Disebut sebagai Pahlawan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Itamar Ben-Gvir, Menteri Israel yang Unggah Video Aktivis Ditahan IDF
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Tsunami 2004 Ubah Cara Pandang Jet Li soal Hidup, Jadi Fokus Beramal
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
3 Pendaki Gunung Dukono Tewas, Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Tersangka
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.