Founder CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung menghadiri proses wisuda siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebanyak 199 siswa di sekolah itu dinyatakan lulus 100 persen, tiga siswa di antaranya sukses menembus perguruan tinggi di luar negeri (LN).
Pantauan detikJateng, SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo menggelar pelepasan lulusan angkatan VI hari ini. Prosesi wisuda dilakukan di Pendopo SMA Unggulan CT Arsa Desa Sidorejo, Bendosari, Sukoharjo.
Wisuda ini dihadiri langsung oleh Founder CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung. Prosesi wisuda dimulai dengan paskibra lalu disusul para lulusan dari SMA Unggulan CT Arsa. Selanjutnya, Anita Ratnasari Tanjung memasuki pendopo beserta jajaran dan diikuti oleh para siswa.
Kepala SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo, Usdiyanto mengatakan seluruh siswa angkatan VI ini dinyatakan lulus 100 persen berdasarkan sidang dewan guru pada 5 Mei lalu. Sebanyak 55 siswa di antaranya bahkan sudah dinyatakan lolos di berbagai perguruan tinggi.
"Mereka yang sudah lolos melalui jalur undangan SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan berbagai perguruan tinggi kedinasan, maupun perguruan tinggi swasta terkemuka berbeasiswa penuh, sejumlah 55 siswa," kata Usdiyanto dalam laporannya saat acara pelepasan siswa di Sukoharjo, dilansir detikJateng, Kamis (21/5/2026).
Usdiyanto merinci, tiga di antara lulusan tahun ini sukses menembus perguruan tinggi luar negeri. Mereka adalah Latifah Alya Ayunda yang diterima di 4 perguruan tinggi luar negeri, Nazriel Romi JC diterima 3 perguruan tinggi luar negeri, dan Muhammad Badar Agung yang diterima di Wageningen University, Belanda.
"Mereka masih menunggu LoA dari berbagai perguruan tinggi dan akan menyusul 7 kakak kelasnya yang sudah lebih dulu sukses kuliah di luar negeri," jelasnya.
Dalam laporannya, Usdiyanto mengatakan SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo merupakan sekolah berasrama yang memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum khusus asrama yang menitikberatkan pada karakter, kepemimpinan, dan toleransi.
"Seluruh siswa yang bersekolah di sini berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Madiun Raya yang mendapat beasiswa penuh dari Chairul Tanjung dan Anita Ratnasari Tanjung," terangnya.
"Mereka seluruhnya diberikan beasiswa penuh oleh Bapak Khairul Tanjung dan Ibunda Anita Ratnasari melalui CT Arsa Foundation. Mulai dari biaya asrama, makan, pakaian, kesehatan, seluruh laboratorium, lomba, hingga kemajuan di sekolah," sambungnya.
Usdiyanto menyebut, secara kualitas, sekolah ini menempati peringkat ke-4 di Provinsi Jawa Tengah dan berada di peringkat 68 nasional dari 23.000 SMA di Indonesia berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Sejak berdiri pada 2018 hingga tahun 2026, sekolah ini telah meluluskan 6 angkatan dengan total 876 alumni.
Baca selengkapnya di sini
(idh/dhn)





