Kapolres Maros Tekankan Bahaya Penyebaran Hoaks di Hadapan Kader HMI

eranasional.com
6 jam lalu
Cover Berita

Maros, ERANASIONAL.COM – Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Intermediate Training (Latihan Kader II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Butta Salewangan Maros, Kamis (21/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres membawakan materi mengenai keamanan di era digital.

Fokus pembahasan yakni terkait bahaya penyebaran berita hoaks dan potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Di hadapan para kader HMI, AKBP Douglas Mahendrajaya menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga ruang digital tetap aman dan kondusif.

Mengusung pesan “Saring Sebelum Sharing, Damai Sebelum Konflik”, Kapolres Maros mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Ia menyampaikan bahwa informasi yang tidak dikendalikan dapat berkembang menjadi gangguan keamanan. Karena itu, masyarakat diminta lebih cermat sebelum menyebarkan sebuah informasi.

“Kecepatan informasi yang tidak diimbangi dengan verifikasi dapat menjadi ancaman keamanan baru. Hoaks dan provokasi di media sosial bisa memicu keresahan bahkan konflik sosial,” ujar AKBP Douglas Mahendrajaya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah terpancing isu yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap sumber informasi tersebut.

“Jangan langsung percaya dan membagikan suatu informasi hanya karena cepat tersebar. Pastikan dulu sumbernya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, karena satu informasi hoaks bisa berdampak luas di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kapolres juga mengajak kader HMI untuk menjadi pelopor literasi digital. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memberikan edukasi positif kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

“Kami berharap kader HMI bisa menjadi contoh dalam menjaga persatuan, menciptakan suasana damai, dan membantu menangkal penyebaran hoaks di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Kegiatan Intermediate Training berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi mengenai tantangan keamanan sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Pigai: Indonesia Ini Termasuk Negara yang Paling Aman Dibanding Negara Lain
• 5 jam lalukompas.com
thumb
KNKT Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Hingga Mei 2026, Penyaluran KPP BTN Tembus Rp2,97 Triliun
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Isu Teror Pocong Resahkan Warga, Polisi: Itu Pengamen Pakai Kostum | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Hadapi Tantangan Geopolitik, Indonesia Perkuat Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.